Kekosongan Posisi Wamentan Menjadi Prerogatif Presiden Prabowo Subianto
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai pengisian jabatan Wakil Menteri Pertanian yang saat ini kosong kepada Presiden Prabowo Subianto, Selasa (28/7/2026), di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Kekosongan posisi tersebut terjadi setelah pejabat sebelumnya, Sudaryono, dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Amran menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan kekosongan posisi pendampingnya tersebut karena hal itu murni wewenang pimpinan negara.
"Oh belum ada ya? Oh iya. Apa keputusan bapak presiden itu terbaik bagi kami," ujar Amran, Menteri Pertanian.
Penunjukan pejabat di jajaran kementerian dipastikan mengikuti pertimbangan serta keputusan resmi dari Istana Kepresidenan.
"Kami wakil menteri, menteri itu hak prerogatif bapak presiden. Apa yang diberikan bapak presiden itu terbaik bagi kementerian pertanian," ujar Amran, Menteri Pertanian.
Sebelumnya, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian sejak Juli 2024 pada akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, lalu kembali dipercaya Presiden Prabowo Subianto pada pelantikan Oktober 2025 sebelum akhirnya diangkat menjadi Kepala BGN.