Kedubes Austria Belum Evakuasi Jenazah Dua Turis di Labuan Bajo

Share

Dua jenazah wisatawan asal Austria, Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57), hingga Jumat (29/5) masih tertahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT setelah terjatuh dari jembatan gantung lapuk, seperti dilansir dari Detik Travel.

Pemulangan jasad pasangan suami istri yang meninggal sejak 24 Mei lalu akibat jatuhnya jembatan menuju objek wisata Air Terjun Cunca Wulang tersebut kini masih menunggu proses koordinasi dengan Kedutaan Besar Austria di Jakarta.

Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa posisi kedua jenazah warga negara asing tersebut saat ini belum mengalami perubahan tempat sejak hari kecelakaan.

"Sampai saat ini kedua jenazah WNA korban di tempat wisata Desa Cunca Wulang masih berada di ruangan jenazah RSUD Komodo," kata Kasubsi Penmas Humas Polres Manggarai Barat Aipda Fransiskus Jelahu, Jumat (29/5).

Aipda Fransiskus Jelahu juga menambahkan bahwa kepolisian belum mengantongi jadwal pasti mengenai proses pemulangan kedua korban ke negara asal mereka.

"Belum ada (informasi pemulangan jenazah). Perkembangan saya akan infokan," imbuhnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, dan Plt Direktur RSUD Komodo, Paulus Ndarung, secara terpisah juga menyatakan hal senada terkait penundaan pemulangan yang masih menanti kepastian kedutaan.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari kedutaan dan keluarga. Dari Kedutaan sudah menyampaikan ke pihak RS, mereka masih menunggu konfirmasi dari keluarga jenazah," jelas Paulus.

Peristiwa maut ini terjadi ketika kedua turis melintasi jembatan penyeberangan setinggi 20 meter yang ambruk karena kondisi kayu yang lapuk berdasarkan hasil investigasi kepolisian setempat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author