Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Tewaskan Empat Orang
Insiden kecelakaan maut beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan bermotor terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa tragis ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan laporan dari medan.kompas.com, para korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir.
Sementara itu, korban cedera langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dan RSUP Adam Malik Medan. Pihak kepolisian segera turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan serta mengamankan jalannya arus lalu lintas.
"Truk ini mengalami rem blong dari arah Karo menuju Medan dan menabrak 8 kendaraan lainnya," kata Kombes Ferry Walintukan, Kabid Humas Polda Sumut.
Petugas langsung mengamankan pengemudi truk berinisial I pascainsiden tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kelalaiannya. "Terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Pancur Batu," ucap Kombes Ferry Walintukan.
Setelah proses evakuasi bangkai kendaraan selesai dilakukan, jalur penghubung antar-kabupaten tersebut dipastikan kembali normal. "Arus lalu lintas dari dua arah, Medan-Karo sudah berjalan lancar," ujar Kombes Ferry Walintukan.
Pihak berwenang merinci jenis-jenis kendaraan yang ringsek akibat hantaman keras dari truk pembawa muatan galon air mineral tersebut. "Kendaraan yang alami kecelakaan 1 truk fuso, 2 truk cold diesel, 5 minibus, dan 1 sepeda motor," kata Kombes Ferry Walintukan. Data menyeluruh mengenai total korban dalam musibah ini juga turut dipaparkan secara resmi kepada publik.
"Korban ada 12 orang, di antaranya 4 orang meninggal dunia dan 8 orang luka-luka," tambah Kombes Ferry Walintukan.
Dilansir dari sumut.antaranews.com, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut memberikan penjelasan terperinci mengenai arah laju truk sebelum benturan hebat terjadi. "Penyebab kecelakaan beruntun itu diduga truk bermuatan galon air mineral yang saat kejadian melaju dari arah Desa Bandar Baru menuju Kota Medan mengalami rem blong," ujar Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara. Kendaraan besar tersebut kehilangan kendali dan menyapu barisan kendaraan lain yang berada di depannya secara beruntun.
"Akibat kejadian tersebut, delapan mobil dan satu unit sepeda motor terlibat dalam kecelakaan beruntun," kata Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe.
Situasi mencekam di sekitar lokasi kejadian sempat terekam oleh kamera pengawas yang terpasang di salah satu warung makan setempat. "Berdasarkan rekaman CCTV dari rumah makan di sekitar lokasi kejadian, truk melaju dengan kecepatan tinggi sehingga warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan," ujar Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe.
Hingga saat ini, tim penyidik kepolisian masih terus melakukan olah TKP guna menyusun kronologi lengkap perkara kecelakaan ini. "Saat ini, kami masih melakukan pendalaman melalui proses penyelidikan kecelakaan lalu lintas. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan," ucap Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe.
Aparat Kepolisian Sektor Pancur Batu bergerak cepat membawa awak truk penyebab kecelakaan demi menghindari amukan massa. "(Sopir) sudah kami amankan di Polsek Pancur Batu berikut kernet," kata Kombes Achmad Fauzi, Dirlantas Polda Sumut. Polisi juga memastikan kondisi kesehatan sopir dan kernet pascabenturan keras yang menghancurkan kendaraan di sekitarnya.
"Pelaku dari pada yang membawa truk penyebab terjadinya kecelakaan, sehat hanya lebam saja," jelas Kombes Achmad Fauzi, Dirlantas Polda Sumut.