Kebocoran Gas Elpiji Pipa Bawah Tanah Picu Ledakan Aeon Mall Kumamoto
Investigasi Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menduga kuat akumulasi gas elpiji yang bocor dari pipa saluran menjadi pemicu ledakan mendadak di Aeon Mall Kumamoto pada 28 Juli lalu.
Insiden maut yang menghancurkan area tengah lantai dua bagian selatan pusat perbelanjaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.50 waktu setempat, selang 80 menit pascadiguncang gempa bumi.
Peristiwa tragis di Prefektur Kumamoto ini merenggut nyawa tiga orang karyawan toko yang berada di dalam bangunan saat ledakan dahsyat berlangsung.
Berdasarkan keterangan resmi Aeon, komoditas LPG tersebut sejatinya didistribusikan untuk operasional sistem pendingin ruangan serta kebutuhan memasak restoran di lantai satu dan area pujasera lantai dua.
Pasokan gas bersumber dari tangki penampungan berkapasitas 9.367 kilogram di luar area gedung, lalu dialirkan menuju bagian dalam mal menggunakan instalasi pipa bawah tanah serta jaringan pipa dinding.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa volume gas di dalam tangki utama masih utuh dan berada dalam tingkat normal saat pemeriksaan pascainsiden dilakukan.
Kondisi tersebut menguatkan dugaan bahwa sisa gas yang terperangkap di dalam saluran pipa mengalami kebocoran hingga terkumpul di dalam ruangan sebelum akhirnya memicu timbulnya ledakan.
Penyelidikan intensif masih terus berlanjut guna memastikan penyebab pasti kerusakan pipa, menyusul temuan laporan bau gas tajam oleh kepolisian dan petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.