7 Kebiasaan People Pleaser yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar
Published
·
1 Reads
Istilah people pleaser sering kali dikaitkan dengan bentuk kepedulian dan kebaikan kepada orang lain. Namun, psikoterapis Meg Josephson, LCSW, menjelaskan bahwa kebiasaan ini bisa terbentuk untuk menghindari konflik atau penolakan, hingga membuat seseorang mengabaikan kebutuhan diri sendiri. Berikut adalah 7 kebiasaan yang sering dilakukan people pleaser tanpa mereka sadari.
- Terlalu banyak memikirkan interaksi sosial — Kebiasaan ini membuat seseorang sangat bergantung pada penerimaan orang lain dan mudah merasa khawatir terhadap hal-hal kecil, seperti pesan yang belum dibalas.
- Merasa diri selalu salah — Sebagian people pleaser selalu merasa takut memicu masalah dalam hubungan sehingga mereka cenderung terlalu berhati-hati dalam bersikap akibat pengalaman masa kecil.
- Menghindari konflik sebisa mungkin — Banyak people pleaser yang menghindari konflik karena menganggapnya sangat menegangkan dan takut bahwa konflik akan menghancurkan hubungan mereka secara permanen.
- Terlalu membebani diri dan sulit berkata "Tidak" — Kebiasaan selalu mengatakan "ya" meski ingin menolak membuat mereka menekan keinginan pribadi demi menyenangkan orang lain hingga memicu rasa kesal.
- Merasa seperti sedang berakting dalam hubungan — People pleaser kerap menyesuaikan diri agar selalu terlihat menyenangkan di setiap situasi hingga menyembunyikan sisi diri yang sebenarnya dan memicu rasa malu.
- Merasa tidak mengenal diri sendiri — Karena terlalu fokus pada reaksi dan perasaan orang lain, mereka menjadi kurang peduli dengan emosi serta kebutuhan pribadi hingga membingungkan jati diri sendiri.
- Mereka perlu menjaga emosi orang lain — Seseorang dengan kecenderungan ini merasa bertanggung jawab atas perasaan orang di sekitarnya dan mudah merasa bersalah ketika orang lain tidak bahagia.
Itulah beberapa kebiasaan yang sering dilakukan oleh people pleaser tanpa mereka sadari. Semoga bisa menambah wawasan baru, ya.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author