Kebakaran Landa Sekolah Dasar di Tokyo Melukai Dua Orang
Sebuah kebakaran besar melanda Sekolah Dasar Takinogawa Dai-san di distrik Kita, Tokyo, Jepang, pada Jumat (19/6/2026) yang mengakibatkan setidaknya dua orang mengalami luka-luka serta memicu kepanikan di antara para siswa. Insiden ini memicu kepanikan massal hingga membuat banyak anak sekolah menangis ketakutan saat menyelamatkan diri, sebagaimana dilansir dari Detikcom yang mengutip laporan kantor berita AFP. Titik api dilaporkan pertama kali muncul di ruang musik yang terletak di lantai atas gedung sekolah, yang kemudian menyebabkan kepulan asap hitam tebal keluar dari jendela ruangan tersebut.
Otoritas pemadam kebakaran Tokyo segera mengerahkan puluhan petugas ke lokasi kejadian untuk menyemprotkan air dari lapangan bermain demi mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
Dampak dari peristiwa ini dikonfirmasi oleh badan penyiaran publik NHK yang menyatakan bahwa seorang guru mengalami luka-luka, sementara beberapa anak harus mendapatkan perawatan akibat menghirup asap. Seorang pejabat pemadam kebakaran setempat mengonfirmasi bahwa penanganan medis darurat langsung dilakukan di lokasi dan korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Proses evakuasi berlangsung dramatis setelah para saksi mata melihat anak-anak berusaha menyelamatkan diri dengan keluar melalui jendela menuju tepian beton di luar gedung sebelum diturunkan menggunakan tangga oleh petugas. Situasi di sekitar institusi pendidikan tersebut semakin tegang karena sejumlah helikopter penyelamat terbang di atas lokasi, bersamaan dengan kedatangan para orang tua yang bergegas menjemput anak-anak mereka.
Kondisi di dalam area kejadian diceritakan langsung oleh salah satu murid kelas enam yang berada di posisi dekat dengan pusat munculnya api. "Kami pikir mungkin seseorang sedang memasak… Lalu sirene berbunyi," kata anak perempuan tersebut. Murid-murid kemudian diinstruksikan untuk segera turun melewati tangga sembari menutup mulut menggunakan sapu tangan agar bisa mencapai halaman sekolah dengan aman.
"Laru kami melihat ruang musik sudah terbakar. Ada ruang serbaguna di sebelahnya, dan kami mendengar suara ledakan dari sekitar area antara ruang serbaguna dan ruang musik," kata anak perempuan tersebut.
Ledakan tersebut memperparah situasi kepanikan di antara para siswa sekolah dasar yang sedang berupaya keluar dari area bahaya. "Itu menakutkan, dan banyak anak menangis," kata anak perempuan tersebut. Hingga laporan ini diturunkan, pihak berwenang setempat menyatakan bahwa upaya untuk memadamkan sisa-sisa api secara keseluruhan masih terus berjalan di lokasi kejadian.