Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan Kakak Beradik

Share

Insiden kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Jalan Pulo Mas Utara 2B, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu (26/7) malam. Peristiwa tragis ini menyebabkan dua orang anak yang berstatus kakak-adik meninggal dunia di lokasi kejadian, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Musibah tersebut bermula sekitar pukul 19.31 WIB ketika warga sekitar mendengar suara dentuman menyerupai ledakan. Kobaran api langsung membesar dan menjalar cepat ke seluruh bagian bangunan. Kebakaran ini dikonfirmasi oleh Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora pada Senin (27/7).

"Kedua korban adik dan kakak. Kelahiran 2011 dan 2018," kata Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora saat dihubungi wartawan, Senin (27/7).

Petugas keamanan RW 14 setempat, Agung, menceritakan detik-detik saat kobaran api mulai melahap bangunan rumah. Agung yang saat itu sedang berada di pos keamanan bersama ayah korban langsung bergegas melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

"Kita ke sini api udah nyala emang. Udah nggak bisa gimana lah, api udah nyala lah. Damkar aja udah.

Kita sebisa-bisa pakai APAR, apa nih. Yang libur aja sampai pada datang sih. Sigap semua lah," kata Agung ditemui di sekitar lokasi, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan keberadaan ayah korban di pos keamanan saat insiden tersebut terjadi. Menurutnya, sang ayah sedang menunggu kedatangan kerabatnya sebelum kobaran api disadari oleh warga.

"Bapaknya (lagi) ngobrol sama saya di pos. Jadi dia ke pos, saya tanya, nyamperin datang ke pos, 'Eh, Bos, nggak bawa motor?' 'Nggak, nunggu kerabat,' katanya. 'Gak usah masuk, sini aja'. Ini rumah depan nih, Pak Temi (bilang), 'Pak, kayaknya rumah kebakaran.' ya kita refleks lah.

Saya teleponan Danru (komandan regu) saya. Udah Danru telepon juga nih, minta bantuan," katanya.

Di tengah kobaran api, ledakan keras sempat terdengar dari area dalam rumah. Agung menduga suara tersebut bersumber dari kendaraan roda dua yang terparkir di dalam.

"Ada (ledakan), Bang. Motor di dalam dua meledak, Bang," katanya.

Mengenai penyebab pasti munculnya titik api, Agung menyatakan belum bisa memastikannya. Hal itu lantaran kondisi api sudah dalam keadaan membesar saat petugas keamanan tiba di lokasi.

"Dugaan mah nggak adalah, Bang. Pokoknya kita datang tuh udah nyala emang," katanya.

Meski demikian, pihak penanganan darurat dan pemadam kebakaran dinilai memberikan respons yang sangat cepat di lokasi kejadian.

"Damkarnya bagus juga, gercep (gerak cepat) sih, siaga semualah," imbuhnya.

Pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan armada sebanyak 9 unit mobil pemadam beserta unit pendukung dan 45 personel untuk memadamkan api.

"Sebanyak 9 unit mobil pemadam serta unit pendukung dan 45 personel dikerahkan ke lokasi kejadian," tulis akun Instagram Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Minggu (26/7).

Seluruh proses pemadaman api dan pendinginan di lokasi kejadian dinyatakan selesai sepenuhnya oleh petugas pada pukul 21.21 WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author