Pabrik Briket di Tanahsareal Bogor Terbakar Akibat Suhu Pemanggangan
Sebuah pabrik produksi arang briket di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor mengalami insiden kebakaran pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Api diduga kuat berasal dari alat pemanggangan di dalam fasilitas produksi tersebut.
Seperti dilansir dari Detikcom, musibah ini memicu kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah bagi pemilik usaha. Berdasarkan laporan dari pihak pemadam kebakaran, tidak ada korban jiwa yang timbul dalam peristiwa ini.
Kondisi suhu yang tidak terkendali pada alat pemrosesan disinyalir menjadi pemicu utama munculnya kobaran api. Hal tersebut dikonfirmasi oleh otoritas penyelamatan yang menangani kejadian di lokasi.
"Objek terbakar pabrik briket, sumber api atau penyebab kebakaran dari pemanggangan," kata Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha, Selasa (26/5/2026).
Kerusakan sarana produksi briket arang tersebut berdampak langsung pada nilai kerugian materiil yang cukup besar.
"Total kerugian kurang lebih Rp 500 juta," jelasnya.
Proses penjalaran api dipicu oleh kondisi bahan baku yang menjadi terlalu kering akibat paparan panas yang melebihi batas normal.
"Awal mula terjadinya kebakaran, menurut pelapor, diduga disebabkan oleh suhu pemanggangan yang terlalu tinggi, sehingga briket menjadi terlalu kering dan terbakar," ucapnya.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hingga beberapa jam untuk memastikan seluruh area pabrik benar-benar aman dan terbebas dari titik api.
"Situasi akhir aman terkendali, lama pemadaman 1 jam 30 menit dan lama pendinginan 2 jam 41 menit," pungkas Ade.