Kebakaran Hutan Kawah Wadon Gunung Gede Pangrango Hanguskan 10 Hektare
Lahan seluas 10 hektare di kawasan Kawah Wadon Gunung Gede Pangrango hangus terbakar sejak Jumat (7/8/2026). Tim gabungan yang terdiri atas 30 personel TNI-Polri, relawan, dan petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) masih terus melakukan upaya pemadaman hingga Senin (10/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Jumlah titik api yang membakar area dekat kawah aktif tersebut kini tercatat mulai berkurang secara bertahap. Petugas memfokuskan penanganan pada sisa bara api dan kepulan asap agar tidak kembali membesar saat cuaca terik.
Relawan Gunung Gede Pangrango, Niko Rastagil menjelaskan perkembangan kondisi lokasi kebakaran yang terus dipantau oleh tim penanganan di lapangan.
"Di hari ketiga kemarin ada 10 titik api. Secara bertahap sudah berhasil dipadamkan. Di hari keempat ini ada sekitar empat titik lagi," kata Niko Rastagil, Relawan Gunung Gede Pangrango.
Penyisiran tetap dilakukan oleh para petugas untuk memastikan seluruh area benar-benar padam dan aman dari potensi kobaran susulan.
"Makanya kita akan cek ke sana. Apakah tersisa bara atau masih ada api. Meskipun bara, tetap harus segera ditangani. Karena kalau masuk siang dan cuaca terik disertai angin kencang, dikhawatirkan api kembali menyala," kata Niko Rastagil, Relawan Gunung Gede Pangrango.
Total luas area terdampak masih berpotensi meningkat seiring dengan proses penyisiran yang sedang berlangsung.
"Itu berdasarkan pengamatan hari ketiga, total luasan yang terbakar mencapai sekitar 10 hektar. Dan kemungkinan bertambah, karena masih ada titik bara dan asap hari ini," kata Niko Rastagil, Relawan Gunung Gede Pangrango.
Sementara itu, kepolisian turut memobilisasi personel tambahan guna mempercepat proses pemadaman di area kawah.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho menyatakan bahwa jajaran Polres Cianjur bersama Satuan Brimob telah dikerahkan ke lokasi. Para petugas dibekali dengan alat pemadam api ringan (APAR) untuk menjangkau titik-titik bara yang tersisa.