Kebakaran Bromo Padam Petugas Temukan Titik Api Baru
Kemunculan titik api baru seluas 20 hektare di sekitar area kaldera mengancam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur pada Senin, meskipun kebakaran utama seluas 550 hektare telah berhasil dipadamkan.
Otoritas penanggulangan bencana daerah langsung memusatkan perhatian pada penyebaran api di sekitar kaldera gunung api aktif tersebut. Lebih dari 120 personel gabungan, tiga helikopter pemadam air, drone, serta sejumlah armada truk pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi untuk menanggulangi kobaran api.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, Gatot Soebroto, memaparkan situasi terkini terkait potensi perluasan area terdampak di sekitar kawah vulkanik tersebut.
"Kebakaran di sekitar kaldera kemungkinan akan meluas lebih jauh pada hari Senin," kata Gatot Soebroto, Kepala BPBD setempat.
Penyelidikan mengenai penyebab pasti kemunculan api masih terus berjalan oleh pihak berwenang. Berdasarkan lokasi awal ditemukannya kobaran api yang berada di sepanjang jalur kunjungan, tim di lapangan menduga ada faktor kelalaian manusia.
"Seseorang menyalakan api, lalu memadamkannya – tetapi api tersebut belum sepenuhnya padam," kata Gatot Soebroto, Kepala BPBD setempat.
Penutupan total seluruh akses ke kawasan taman nasional seluas lebih dari 50.000 hektare ini telah diberlakukan sejak Sabtu malam demi keselamatan. Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengonfirmasi bahwa penutupan akan terus berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan, sementara tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini.