KBRI Tokyo Imbau WNI Waspada Pascapenggalan Gempa Magnitudo 71 di Kumamoto
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo meminta seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Jepang untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi petunjuk otoritas lokal setelah gempa bumi bermagnitudo 7,1 menerpa Prefektur Kumamoto pada Selasa sore pukul 16.35 waktu setempat.
Pihak perwakilan Indonesia melaporkan belum ada informasi mengenai adanya korban jiwa dari kalangan WNI di area terdampak. KBRI Tokyo terus memantau perkembangan situasi bencana gempa darat tersebut secara berkala.
Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula menegaskan agar WNI yang berada di wilayah terdampak tidak panik serta selalu mengutamakan keselamatan.
"Kepada seluruh warga Indonesia di wilayah Prefektur Kumamoto agar tetap tenang dan waspada. Utamakan keselamatan diri dan keluarga serta terus memantau informasi resmi perkembangan situasi melalui Japan Meteorological Agency (JMA)," kata Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula.
Para WNI diminta menjaga ponsel mereka tetap aktif dan menghemat daya baterai untuk mempermudah jalur komunikasi serta koordinasi darurat jika dibutuhkan sewaktu-waktu.
"KBRI Tokyo terus memantau kondisi warga Indonesia yang terdampak dengan bekerja sama dan berkomunikasi dengan segenap komunitas WNI di Kumamoto dan sekitarnya. Koordinasi dengan otoritas Jepang terkait khususnya di wilayah Prefektur Kumamoto juga terus dilakukan," ujar Muhammad.
WNI yang membutuhkan bantuan darurat atau mengetahui adanya WNI lain yang memerlukan penanganan dapat menghubungi saluran siaga hotline KBRI Tokyo di nomor +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419, atau hotline KJRI Osaka di +81-80-3113-1003.