KBPBI Temui Muhaimin Iskandar Bahas RUU Ketenagakerjaan
Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menyampaikan draft usulan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan kepada Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta, Senin (10/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan konfederasi buruh, antara lain Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Ketua Umum KASBI Sunarno, Presiden KBMI Daeng Wahidin, Ketua Umum GSBI Rudi Daman, Ketua Umum SBSI 92 Sunarti, Presiden ASPIRASI Mirah Sumirat, Presiden ASPEK Rusdi, dan Sekjen KSPSI 1973 Suherman.
Para pimpinan konfederasi menyerahkan materi rancangan regulasi yang dikerjakan oleh Tim Perumus KBPBI. Mereka mendorong keterlibatan partai politik dalam mengawal materi usulan tersebut di parlemen.
"Kami meminta dukungan PKB untuk bersama-sama memperjuangkan usulan buruh dalam penyusunan RUU Ketenagakerjaan. Kami sangat yakin PKB akan berjuang bersama buruh untuk mewujudkan UU Ketenagakerjaan yang berkeadilan," kata Andi Gani.
Langkah penggalangan dukungan ke partai politik dinilai penting agar aspirasi pekerja masuk dalam agenda pembahasan resmi pembentukan undang-undang di DPR RI.
"Kami ingin RUU Ketenagakerjaan nantinya benar-benar memberikan rasa keadilan bagi buruh, dunia usaha, dan pemerintah. Karena itu, dialog dan perjuangan bersama harus terus dilakukan," ujarnya.
Perwakilan buruh menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan pimpinan DPR RI untuk memperkuat pengawalan materi usulan RUU Ketenagakerjaan pada Selasa (11/8/2026).
"Kami besok akan menemui Pak Sufmi Dasco untuk berdiskusi mengenai materi RUU Ketenagakerjaan yang menjadi usulan KBPBI. Kami akan terus mengawal agar substansi yang kami perjuangkan dapat dibahas secara serius," tegasnya.
Muhaimin Iskandar yang juga menjabat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut baik draf RUU versi KBPBI tersebut. Ia menginstruksikan Fraksi PKB di DPR RI agar berdialog secara aktif dengan kelompok pekerja sepanjang masa pembahasan.
"Makanya saya senang. KBPBI bersama Pemerintah dan semua pihak duduk bersama. PKB mendukung penuh draft ini," tegasnya.
Sebelum beraudiensi dengan Muhaimin, KBPBI telah menjalin komunikasi politik ke berbagai fraksi DPR RI seperti PDI Perjuangan, NasDem, PKB, Gerindra, PKS, serta Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.