Kasatgas PRR Minta Menkeu Percepat Anggaran Pemulihan Sumatera

Share

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendesak persetujuan cepat untuk alokasi anggaran pemulihan wilayah terdampak dalam pertemuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Senin (27/7/2026), dilansir dari Detikcom.

Langkah ini diambil guna memastikan penanganan masalah sosial masyarakat dapat segera dirampungkan oleh instansi teknis. Program pemulihan skala besar ini membutuhkan alokasi dana hingga Rp 100,1 triliun yang dirancang berlangsung sampai tahun 2028.

"Ada empat yang menurut saya super prioritas, yang mohon dari Bapak Menteri Keuangan bisa meng-Approve secepat mungkin, karena dari kementerian/lembaga itu sudah mengajukan," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).

Pemerintah menyalurkan Dana Transfer ke Daerah secara langsung sebesar Rp 10,6 triliun untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat demi mempercepat perbaikan sarana publik. Pada tahun 2026, dana alokasi pemulihan dialokasikan mencapai lebih dari Rp 39 triliun bagi 32 instansi terkait.

Dari dana alokasi tersebut, sebanyak Rp 31,1 triliun tercatat sudah didistribusikan kepada tujuh instansi utama, meliputi Kementerian PU, Kementerian PKP, Kemendikdasmen, Kementerian Sosial, BPS, Kementerian Perhubugan, dan Kementerian Kesehatan. Tito memprioritaskan empat usulan dana susulan bagi Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Agama, serta Kementerian UMKM.

Sejumlah lembaga pemerintah telah mendahului pemulihan lewat refocusing anggaran reguler, namun tambahan anggaran baru tetap dibutuhkan agar pemulihan berjalan optimal.

"Kalau sudah di-transfer, maka kami nanti saya sebagai Kasatgas akan bisa mendorong percepatan pemulihan rehab-rekon," jelasnya.

Satgas berjanji akan memantau ketat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak serta mewajibkan seluruh instansi melaporkan progresnya secara terbuka.

"Supaya rehab-rekon betul-betul terlihat di mata masyarakat," tutup Tito.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author