Kapolri Hadiri Muktamar Tapak Suci dan Tegaskan Filosofi Pendekar di Semarang
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri apel pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026), untuk menegaskan filosofi pendekar yang membela kebenaran dan melindungi yang lemah. Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy, dan jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah termasuk Gubernur Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dilansir dari Detikcom. Kapolri menyampaikan apresiasi atas prestasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang kerap meraih prestasi dalam kejuaraan nasional dan internasional.
"Dan Alhamdulillah dari laporan tadi bahwa rekan-rekan dari Tapak Suci adalah yang mewakili di setiap kejuaraan baik sifatnya nasional maupun internasional yang selalu berada di papan atas untuk Tapak Suci, oleh karena itu saya ucapkan selamat," ujar Kapolri.
Dalam sambutannya, Kapolri menyinggung moto Tapak Suci yang menekankan pentingnya iman dan akhlak dalam membentuk kekuatan pendekar. "Saya paham dengan moto 'dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah', rekan-rekan terus melakukan latihan sesuai dengan ikrar yang tadi dibacakan, mempersiapkan diri, terus berlatih, berdisiplin untuk kemudian betul-betul bisa tampil," kata Jenderal Sigit.
Kapolri juga menegaskan filosofi pendekar yang menjadi landasan Tapak Suci yakni membela kebenaran dan melindungi yang lemah. "Saya yakin kita memiliki filosofi yang sama, filosofi pendekar adalah selalu membela kebenaran, dan melindungi orang-orang yang lemah, benar nggak? Tentunya filosofi ini betul-betul dijaga, ditanamkan di dalam hari rekan-rekan," ujar Kapolri.
Selain apel pembukaan, acara muktamar ini juga menyelenggarakan pelantikan pendekar kehormatan dan penganugerahan anggota kehormatan kepada Kapolri dan Wali Kota Semarang.