Kapal Tongkang Batu Bara Karam di Pantai Sukaresik Pangandaran
Pesisir Pantai Sukaresik di Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran mengalami perubahan warna menjadi hitam akibat karamnya sebuah kapal tongkang muatan batu bara seberat 80.000 ton di kawasan perairan tersebut. Insiden kebocoran kapal ini dilansir dari Detikcom terpantau telah menarik perhatian warga setempat untuk datang dan berswafoto di area pantai pada Kamis (18/6/2026). Tumpahan material batu bara berukuran koral dan kelereng dari atas kapal yang miring kini telah meluber hingga terbawa arus sampai ke sepanjang daratan pesisir Sukaresik.
Aparat kepolisian dari Satpolairud Polres Pangandaran bersama unsur TNI saat ini melakukan penjagaan ketat di lokasi kejadian meskipun garis polisi belum terpasang di sekitar area terdampak.
Kapal tongkang bermuatan penuh tersebut awalnya ditarik oleh Tugboat Titan 33 dari Palembang menuju Cilacap, namun perjalanannya terhenti dan bersandar di Pantai Batukaras sejak Selasa (17/6) akibat mengalami kebocoran lambung. Letak koordinat karamnya kapal pembawa komoditas tambang ini memicu kekhawatiran karena berada dekat dengan Pantai Batuhiu serta pusat konservasi penyu yang berpotensi besar menghadapi ancaman pencemaran lingkungan ekstrim.