Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Lompat ke Laut
Kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terbakar di perairan utara Pulau Sapudi, Sumenep, pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Kebakaran ini memicu kepanikan dan membuat sejumlah penumpang nekat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Kapal tersebut membawa sekitar 250 penumpang dan awak kapal saat insiden terjadi, menurut Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit. Kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi, dalam kondisi hampir hangus terbakar.
Beberapa penumpang yang melompat ke laut berhasil dievakuasi oleh kapal TB Hasnur 26 dan kapal British Mentor yang berada di lokasi. Selain itu, terdapat empat kapal yang membantu proses penyelamatan.
"Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor. Di sekitar lokasi ada empat kapal yang merapat," ujar Nanang, dilansir dari kumparan dan detik.com.
Nanang menjelaskan bahwa kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi tidak dapat mendekati kapal yang terbakar karena membawa muatan bahan berbahaya. Evakuasi kemudian dilakukan oleh tugboat TB Hasnur 26.
"Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan," tambah Nanang. Proses evakuasi masih terus berjalan hingga berita ini ditulis.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan bahwa personel dari Pos SAR Sumenep juga telah dikerahkan ke lokasi dan KN SAR 249 Permadi disiagakan untuk menuju tempat kejadian walaupun membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga delapan jam perjalanan.
"Tim dari Pos SAR Sumenep juga proses pemberangkatan. Kalau KN Permadi posisinya masih cukup jauh, sekitar tujuh sampai delapan jam perjalanan ke lokasi," jelas Didit.
Didit menambahkan bahwa evakuasi penumpang dilakukan dengan memindahkan mereka dari TB Hasnur 26 ke MV Meratus 2, dengan harapan seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah korban jiwa dari insiden ini. Pihak berwenang masih terus melakukan proses evakuasi dan investigasi lebih lanjut.