Kapal Feri Tenggelam di Danau Kariba Zimbabwe Menewaskan 44 Orang
Sebuah kapal feri penumpang milik Badan Pengembangan Infrastruktur Pedesaan (RIDA) terbalik di Danau Kariba, Zimbabwe, pada Selasa (11/8/2026). Insiden tragis akibat cuaca buruk ini menewaskan sedikitnya 44 orang penumpang, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kepolisian Zimbabwe (ZRP) mengonfirmasi pembaruan jumlah korban jiwa tersebut pada Rabu (12/8/2026) siang. Selain korban meninggal, Unit Perlindungan Sipil (CPU) melaporkan sebanyak 77 penumpang berhasil diselamatkan dari lokasi kejadian.
Tim penyelamat menemukan 15 jenazah terevakuasi dari dalam badan kapal feri yang telah terbalik sepenuhnya. Menurut saksi mata, jenazah para korban terlihat mengapung di perairan saat proses evakuasi berlangsung.
Musibah ini menjadi salah satu bencana kapal penumpang terburuk di Danau Kariba, danau buatan terbesar di dunia yang berlokasi di perbatasan Zimbabwe dan Zambia, sekitar 300 kilometer arah timur laut ibu kota Harare.
Feri milik pemerintah tersebut merupakan moda transportasi vital penghubung warga, pedagang pedesaan, serta nelayan dari pulau-pulau sekitar menuju pusat aktivitas ekonomi di Kota Kariba.
Seorang penumpang wanita yang selamat menceritakan bahwa pengemudi kapal sempat diimbau untuk memutar balik arah ketika perairan mulai berombak deras. Namun, imbauan para penumpang tersebut diabaikan hingga air mulai masuk dan merusak kapal.
"Kami terus melanjutkan perjalanan meski ada air di dalam kapal, sementara ombak semakin kuat dan mengguncang kapal. Kami memohon kepadanya untuk menghubungi kapten, namun ia mengatakan bahwa kami tidak berhak mendikte apa yang harus dilakukannya," kata saksi korban selamat tersebut.