Kanada dan ASEAN Mantapkan Kemitraan Strategis di Ottawa

Share

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menghadiri perayaan Hari ASEAN ke-59 di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ottawa, Kanada, pada Senin (10/8/2026) malam waktu setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kehadiran Anand menandai sejarah sebagai Menlu Kanada pertama yang menghadiri acara perayaan tersebut. Acara diselenggarakan oleh ASEAN Committee in Ottawa yang dipimpin Duta Besar RI untuk Kanada H.E. Muhsin Syihab dan dihadiri hampir 200 tamu undangan dari korps diplomatik, pejabat pemerintah, serta akademisi.

Kehadiran Menlu Kanada ini mempertegas babak baru hubungan diplomatik dan ekonomi antara Kanada dengan kawasan Asia Tenggara. Momentum tersebut juga beriringan dengan adopsi Rencana Aksi Kemitraan Strategis ASEAN-Kanada 2026-2030 yang disepakati sebelumnya di Manila.

Ketua ACO sekaligus Duta Besar RI Muhsin Syihab menyampaikan pandangannya terkait peran sentral organisasi kawasan tersebut dalam menjaga stabilitas geopolitik global.

"ASEAN mungkin tidak dapat menyelesaikan setiap masalah, namun ASEAN tetap menjadi kekuatan penyeimbang, mengelola perbedaan secara damai dan menjaga perdamaian tidak hanya melalui balance of power, tetapi melalui balance of trust," tegas Dubes Muhsin.

Menanggapi hal itu, Menlu Anand memberikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia di ACO dan menegaskan komitmen jangka panjang negaranya di kawasan Asia Tenggara.

"Kanada dan ASEAN mungkin dipisahkan oleh Samudra Pasifik, tetapi masa depan kita semakin terhubung. Kita memiliki kepentingan bersama dalam pasar terbuka, jalur laut yang aman, perdamaian, dan stabilitas." ujar Menlu Anand.

Pemerintah Kanada juga menargetkan penyelesaian ASEAN-Canada Free Trade Agreement pada tahun 2026. Hubungan ekonomi kedua pihak terus menguat dengan nilai perdagangan dua arah mencapai CAD 52,4 miliar atau setara USD 37,38 miliar, menjadikan ASEAN sebagai mitra dagang terbesar ke-5 bagi Kanada.

Investasi asing langsung Kanada di ASEAN menembus hampir CAD 7 miliar pada akhir 2024. Hubungan sosial budaya juga mencatat lebih dari 1,3 juta warga Kanada keturunan Asia Tenggara serta lonjakan mahasiswa ASEAN di Kanada hingga 70,5 ribu pelajar.

Kemitraan ini diproyeksikan mencapai puncaknya pada perayaan 50 tahun hubungan dialog pada 2027, dengan Indonesia bertindak sebagai Negara Koordinator Hubungan ASEAN-Kanada periode 2027-2030.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author