Masyarakat Jawa Peringati Weton Senin Pahing pada 29 Juni 2026

Share

Sistem penanggalan tradisional menetapkan hari Senin, 29 Juni 2026 sebagai weton Senin Pahing yang bertepatan dengan 13 Sura 1960 di Tahun Be, Windu Sancaya. Kombinasi harian tersebut memiliki nilai neptu sebesar 13 yang diperoleh dari penjumlahan bobot hari Senin bernilai 4 dan pasaran Pahing bernilai 9. Menurut catatan resmi JavaSense, pergantian hari tradisional dalam kalender Jawa harian ini akan mulai bergeser menuju siklus pasaran esok hari setelah matahari terbenam atau mulai pukul 18:01 WIB.

Siklus pada akhir Juni 2026 ini berada di bawah naungan wuku Langkir, yang merupakan bagian dari pembagian 30 wuku dalam perhitungan mingguan kebudayaan Jawa.

Kementerian Agama secara rutin menerbitkan penanggalan Hijriah dan Jawa ini sebagai panduan resmi bagi masyarakat dalam menentukan hari-hari penting keagamaan maupun adat harian.

Struktur Nilai Penanggalan Jawa Juni 2026
Komponen Penanggalan Nilai / Nama Siklus
Hari Masehi Senin
Hari Pasaran Jawa Pahing
Nilai Neptu 13
Siklus Wuku Langkir
Waktu Akses Data 04:49:48 WIB
Batas Pergantian Hari 18:01 WIB

Secara historis, penanggalan Jawa Islam yang digunakan saat ini merupakan hasil kebijakan Sultan Agung Mataram yang menyatukan kalender Saka berbasis Hindu-Buddha dengan kalender Hijriah pada tahun 1633 M.

Perputaran weton yang sama akan berulang kembali setiap 35 hari sekali, di mana masyarakat baru akan menemui kombinasi karakteristik energi harian yang sejenis pada waktu mendatang.

Perbandingan Posisi Hari Akhir Juni 2026
Tanggal Masehi Kalender Hijriah Penanggalan Jawa Weton Jumlah Neptu
28 Juni 2026 13 Muharram 1448 H 12 Sura 1960 Minggu Legi 10
29 Juni 2026 14 Muharram 1448 H 13 Sura 1960 Senin Pahing 13
30 Juni 2026 15 Muharram 1448 H 14 Sura 1960 Selasa Pon 12

Komunitas adat hingga saat ini masih mengintegrasikan data neptu serta wuku harian tersebut untuk menghitung kecocokan jodoh hingga menentukan waktu pelaksanaan hajatan keluarga.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author