Kaesang akan maju Pileg 2029 di Dapil Jawa Tengah
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep akan maju sebagai calon anggota legislatif pada Pileg 2029 dari Dapil Jawa Tengah, sebagaimana disampaikan kepada wartawan pada Senin (27/7/2026). Daniel Johan dari PKB menilai keputusan itu bagian dari hak warga negara.
Menurut Daniel, dalam demokrasi setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk maju dan berkontestasi dalam Pileg, termasuk dari dapil mana pun yang dipilih.
"Itu urusan kebijakan masing-masing partai. Dalam demokrasi, semua warga negara punya hak yang sama untuk maju dan berkontestasi di Pileg, termasuk di dapil manapun yang dipilih," kata Daniel kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Daniel menyatakan bila Kaesang benar maju dari Jawa Tengah, kompetisi di wilayah itu akan berlangsung ketat, dan ia menilai persaingan yang sehat dapat menjadi bagian dari demokrasi.
"Kalau benar tentu Jateng akan menjadi pertarungan yang seru, itu hal yang wajar dan justru sehat untuk demokrasi," katanya.
Ia menambahkan kompetisi yang ketat mendorong semua caleg, termasuk dari PKB, untuk bekerja lebih maksimal serta lebih dekat dengan masyarakat.
"Kompetisi yang ketat mendorong semua caleg, termasuk dari PKB, untuk bekerja lebih maksimal dan dekat dengan masyarakat," sambungnya.
Daniel menegaskan PKB tetap fokus pada kerja nyata untuk masyarakat, bukan pada figur tertentu yang akan menjadi lawan dalam kontestasi.
"Kami di PKB fokus pada kinerja dan program nyata untuk konstituen. Pada akhirnya rakyat punya pilihan sendiri berdasarkan rekam jejak personal dan rekam jejak partai yang telah memberikan dampak nyata bagi rakyat," tuturnya.
Dilansir dari Detikcom, Kaesang mengumumkan rencana maju sebagai caleg pada Pileg 2029 saat mengunjungi Solo. Ia awalnya ingin bertemu dengan suporter Persis Solo, lalu sekalian mengunjungi Rakorda PSI Solo.
"Saya minta dukungannya supaya terus solid untuk bisa memenangkan Pemilu yang ada di 2029 nanti," terang Kaesang.
Kaesang juga menekankan pesan agar kader yang maju pada Pemilu 2029 tidak menimbulkan konflik antarkader, dan menyebut pesan itu disampaikan sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah.
"Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai Ketua Umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," lanjutnya.