10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan oleh AI

Share

Kehadiran artificial intelligence (AI) kini semakin nyata dan mulai menggantikan peran manusia di berbagai bidang, seperti layanan customer service virtual. Meskipun demikian, terdapat beberapa bidang pekerjaan yang sulit digantikan oleh AI, yang dapat dipersiapkan melalui pendidikan tinggi di 10 jurusan kuliah berikut ini.

  1. Keperawatan — Jurusan ini menawarkan jalur karier paling aman dengan tingkat pengangguran sangat rendah karena esensi keperawatan seperti hubungan manusia, penilaian klinis kompleks, dan perawatan langsung tetap berada di luar jangkauan teknologi.
  2. Seni Pertunjukan — Bidang yang meliputi teater hingga musik ini sangat kecil kemungkinannya digantikan AI karena melibatkan kreativitas manusia, produksi langsung, serta penggubahan musik orisinal.
  3. Guru Pendidikan Khusus — Profesi ini membutuhkan penilaian kritis dan keahlian membangun hubungan untuk siswa penyandang disabilitas yang tidak dapat ditiru oleh AI, sekaligus menghadapi kelangkaan personel saat ini.
  4. Teknik — Program studi teknis seperti teknik mesin dan teknik nuklir tetap aman karena membutuhkan ketangkasan, desain manusia, pengawasan ketat, serta asumsi tanggung jawab hukum yang signifikan.
  5. Manajemen Konstruksi — Bidang ini memerlukan kehadiran di lokasi secara nyata, pengambilan keputusan langsung, serta koordinasi rumit untuk memimpin berbagai tim dan pemangku kepentingan.
  6. Psikologi — Lulusan jurusan ini diarahkan untuk berkarier sebagai konselor atau terapis, sebuah peran yang membutuhkan koneksi mendalam antarmusia yang tidak mampu dipahami oleh sistem AI.
  7. Terapi Okupasi — Profesi ini membantu pasien dengan cedera atau disabilitas melalui pendekatan holistik yang memerlukan penalaran klinis kompleks, manipulasi fisik, dan pembangunan hubungan terapeutik manusiawi.
  8. Ekologi — Studi tentang interaksi organisme dengan lingkungan ini membutuhkan kerja lapangan, penelitian, dan pengamatan pola langsung yang tidak dapat dilakukan secara akurat oleh AI tanpa bantuan manusia.
  9. Hukum — Karier di bidang hukum menuntut keterampilan berpikir kritis yang signifikan untuk menemukan preseden hukum dan memastikan hukum ditegakkan secara akurat oleh profesi seperti pengacara.
  10. Dokter Gigi — Profesi ini hampir mustahil digantikan AI karena membutuhkan evaluasi kondisi kesehatan gigi lewat kontak tatap muka, pemikiran kritis, pendidikan khusus, serta hubungan antarmanusia untuk membuat diagnosis.
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author