Joko Widodo Lakukan Pembersihan Karang Gigi Rutin di Klinik Solo
Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut berkala di klinik gigi milik keponakannya pada Rabu (3/6/2026).
Mantan kepala negara tersebut mendatangi tempat praktik drg Adinda Istiqfarina Arif untuk memastikan kondisi giginya tetap sehat secara berkala, dilansir dari Detik Health.
"Mau periksa gigi. Nggak (sakit) cek rutin aja, periksa rutin aja," kata Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia ke-7.
Tindakan medis yang didapatkan oleh mantan presiden tersebut berlangsung selama kurun waktu kurang lebih 15 menit. Dokter yang menangani menjelaskan bahwa proses pembersihan karang gigi atau scaling berjalan cepat karena kondisi kebersihan mulut yang bersangkutan terpantau baik.
"Iya, tadi tergantung kondisinya. Karena tadi Pak Jokowi kebetulan alhamdulillah karang giginya nggak banyak, jadi kita prosesnya cepat pembersihan karang giginya, gitu," kata drg Adinda Istiqfarina Arif, dokter gigi yang menangani.
Pemeriksaan berkala ini sejalan dengan imbauan dari organisasi profesi kedokteran gigi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mulut bagi kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menyarankan masyarakat untuk memeriksakan diri secara berkala guna mendeteksi potensi kelainan sejak dini.
"Periksa gigi yang baik adalah 6 bulan sekali agar dapat terdeteksi sejak dini bila ada kelainan gigi dan mulutnya seperti karies (lubang gigi), gusi berdarah atau radang gusi," kata drg Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).
Bagi kelompok masyarakat yang memiliki riwayat perawatan gigi intensif, frekuensi kunjungan medis disarankan untuk lebih ditingkatkan. Penyesuaian jadwal kunjungan tersebut harus didasarkan pada saran dan evaluasi langsung dari dokter gigi yang merawat.
"Bagi mereka yang pemeliharaan giginya sudah tidak baik dan banyak perawatan atau pernah dirawat, maka perlu kunjungan lebih rutin tergantung kebutuhan (perlu ada pemeriksaan dokter dan advice)," sambung drg Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).
Upaya perawatan yang konsisten pada kelompok lansia di atas 60 tahun ditargetkan agar fungsi kunyah tetap optimal. PDGI menggarisbawahi tantangan besar nasional terkait kesehatan mulut yang sebenarnya dapat dicegah melalui pembersihan mandiri secara tepat.
"Menjaga kesehatan gigi yang sangat mendasar adalah selalu menyikat gigi secara rutin dengan waktu dan cara yang tepat. Akses bagaimana menyikat gigi yang baik prinsipnya harus dapat mengenai semua permukaan gigi atas dan bawah," kata drg Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).
Pembersihan gigi secara mandiri idealnya diterapkan setelah makan pagi dan sebelum tidur pada malam hari. Penggunaan sikat gigi tambahan diperbolehkan setelah mengonsumsi makanan bertekstur lengket demi menjaga kebersihan permukaan gigi.
"Menyikat gigi sebelum berangkat kantor/sekolah atau setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Bila memakan makanan yang agak lengket bisa ditambah sikat gigi sesuai kebutuhan, namun 2 kali saja sudah baik," kata drg Usman Sumantri, MSc, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).