John Herdman Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia Senior
John Herdman membuat keputusan mengejutkan dalam menentukan komposisi skuad Timnas Indonesia untuk dua pertandingan FIFA Matchday pada bulan Juni 2026.
Seperti dikutip dari Bola, pelatih tersebut memanggil satu pemain muda baru dan tiga nama lama untuk memperkuat tim nasional saat bersua Oman dan Mozambik di Stadion GBK Jakarta pada 5 dan 9 Juni mendatang.
Sosok talenta muda yang berhasil menembus skuad pilihan tersebut adalah Mathew Baker.
Pemanggilan ini tergolong menarik lantaran pemain diaspora itu sebenarnya juga tengah dibutuhkan oleh pelatih Nova Arianto untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 dalam ajang Piala AFF U-19 2026 di Medan.
Timnas Indonesia U-19 sendiri dijadwalkan bakal bersaing dengan Myanmar U-19, Timor Leste U-19, dan Vietnam U-19 pada tanggal 1, 4, dan 7 Juni di babak penyisihan Grup A turnamen tersebut.
Situasi ini memicu teka-teki mengenai peran yang akan dijalani Mathew Baker, apakah ia hanya akan menjadi cadangan di tim senior atau harus bolak-balik antara Medan dan Jakarta demi membela dua kelompok umur yang berbeda.
Pengamat sepak bola Raja Isa memberikan pandangannya mengenai kondisi unik yang dialami oleh sang pemain muda.
"Status Mathew Baker sangat menarik. Karena pada waktu bersamaan dia dibutuhkan dua Timnas Indonesia berbeda. Ini pencapaian luar biasa bagi seorang pemain muda," kata Raja Isa.
Sebelum mendapat panggilan ke tingkat senior, penggawa Melbourne City ini sempat dipercaya mengemban ban kapten Timnas Indonesia U-17 pada putaran final Piala Asia U-17 di Arab Saudi.
"Soal Mathew Baker ini, saya salut dan apresiasi kolaborasi Nova Arianto dan John Herdman. Nova Arianto rela melepas pemainnya agar berkembang. Sedangkan John Herdman memberi pengalaman pemain muda merasakan atmosfer pertandingan Timnas Indonesia senior," tutur Raja Isa.
Peluang Menit Bermain di Skuad Senior
Raja Isa menilai bahwa kesempatan bergabung dengan tim senior memiliki nilai edukasi yang sangat tinggi bagi perkembangan karier sang pemain.
"Banyak cara untuk menempa pemain muda. Terutama bagi pemain debutan seperti Mathew Baker. Saya kira John Herdman ingin agar si pemain melihat dan merasakan atmosfer pertandingan level tinggi. Jika situasi Timnas Indonesia unggul, John Herdman pasti memberi waktu bermain. Meski hanya lima menit," ucap Raja Isa.
Langkah berani yang diambil oleh John Herdman ini dinilai bukan hal baru dalam sejarah pengelolaan talenta muda di tanah air.
"Mathew Baker bukan pemain muda pertama bisa masuk level senior. Dulu Marselino Ferdinan juga diorbitkan Shin Tae-yong ke kelompok senior," ujar Raja Isa.