Jepang Protes Rencana Uji Coba Rudal Rusia Di Kepulauan Sengketa
Pemerintah Jepang melayangkan protes keras kepada Rusia pada Jumat (21/8/2026) atas pemberitahuan rencana uji coba rudal di perairan dekat Kepulauan Kuril. Wilayah sengketa tersebut baru saja dikunjungi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada 13 Agustus lalu, seperti dilansir dari Detikcom.
Lokasi uji coba berada di lepas pantai Kepulauan Kuril atau Wilayah Utara, kawasan sengketa yang membentang di antara Semenanjung Kamchatka dan Pulau Hokkaido.
"Kami telah melayangkan protes sebagai tanggapan atas pemberitahuan mengenai rencana uji coba rudal (di lepas pantai Kepulauan Kuril)," kata juru bicara pemerintah Jepang.
Pihak Armada Pasifik Rusia mengonfirmasi pelaksanaan uji coba rudal permukaan-ke-kapal sistem Bastion tersebut. Latihan simulasi serangan kapal musuh ini dilaporkan berhasil menghantam target pada jarak minimal 300 kilometer.
Pengujian militer itu melibatkan kapal penjelajah rudal Varyag sebagai kapal utama Armada Pasifik serta kapal selam bertenaga nuklir Omsk. Ketegangan dipicu oleh kunjungan resmi pertama Putin ke kepulauan yang dikuasai Moskow sejak 1945 tersebut, setelah sebelumnya meninjau latihan militer di Pulau Sakhalin.
Aksi diplomatik saling panggil Duta Besar terjadi setelah Tokyo melayangkan protes keras yang langsung direspons dengan langkah serupa oleh pihak Moskow.