Jelita Bahar Berjualan Risol Demi Mengatasi Gangguan Kecemasan

Share

Pedangdut Jelita Bahar mengalihkan pikirannya dari gangguan kecemasan (anxiety disorder) dengan merintis usaha kuliner jualan risol di wilayah Jabodetabek. Langkah ini diambil putri penyanyi senior Anisa Bahar tersebut agar tetap produktif setelah sempat menepi dari dunia hiburan tanah air.

Aktivitas berbisnis ini dipilih bukan semata-mata demi mencari keuntungan finansial. Dilansir dari Detik Hot pada Senin (8/6/2026), kegiatan memasak dan berdagang tersebut ampuh mencegah munculnya pikiran negatif yang memicu kambuhnya penyakit kecemasan serta asam lambung.

"Kenapa aku jualan risol, karena salah satunya mencari kegiatan juga. Daripada di rumah doang ngerasa laper, kalau dibikin aktivitas kan enggak. Buka puasa pun lapang, bisa buat sedekah dan ngasih makan orang lewat juga," ujar Jelita Bahar.

Ide bisnis kuliner ini awalnya muncul pada momen Ramadan 2026 lalu karena keinginan mencari kesibukan. Mengandalkan hobi memasak yang dimilikinya, usaha sederhana yang dijalankan bersama satu rekan kerja ini justru mendapat respons positif.

Kini Jelita mampu memproduksi sekaligus menjual sekitar 200 hingga 300 unit risol setiap harinya. Ia menangani langsung proses pembuatan dari siang sampai malam hari, namun belum berani memperluas pengiriman ke luar kota.

"Sehari itu aku kalau jualan 200 sampai 300 risol. Untuk sementara pemesanan masih Jabodetabek aja. Ada yang minta ke luar kota cuma aku belum berani karena ini kan frozen, takutnya nanti di jalan kelamaan malah benyek dan basi," jelas Jelita Bahar.

Statusnya sebagai figur publik terkadang menimbulkan cerita unik saat melayani pembeli secara langsung. Ia mengaku konsentrasinya saat menggoreng adonan kadang terpecah sewaktu ada pelanggan yang datang mengajak berfoto bersama.

"Dramanya kadang ada yang minta foto pas aku lagi asyik goreng. Aduh, aku aja jadi gak fokus gorengnya. Padahal kalau risol itu digorengnya harus bener, kalau enggak nanti dia bisa jadi lembek atau kulitnya pecah," tutur Jelita Bahar.

Keputusan beralih profesi sementara ini didukung penuh oleh pihak keluarga. Meski fokus berbisnis, ia menyatakan tetap memiliki keinginan untuk kembali ke industri hiburan namun dalam skala panggung yang lebih kecil.

"Kalau untuk ke dunia entertain pengin, tapi untuk yang hal kecil aja gitu (panggungnya), bukan yang besar," ungkap Jelita Bahar.

Jelita berharap kondisi kesehatan mentalnya bisa semakin membaik seiring berjalannya waktu. Ia juga menargetkan usaha risol frozen miliknya ini dapat terus berkembang pesat hingga mampu membuka lapangan kerja baru.

"Sebenarnya kalau dagangan itu ada untungnya. Tapi pinter-pinter kita aja. Kalau kita untungnya besar sih enggak mungkin besar banget lah ya. Ya pasti ada untungnya walaupun kecil," pungkas Jelita Bahar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author