Jasa Marga Catat Volume Lalu Lintas Jaringan Tol Capai 1,31 Miliar Kendaraan
Jaringan jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat volume lalu lintas harian rata-rata mencapai 3,58 juta kendaraan sepanjang tahun 2025 dengan total akumulasi 1,31 miliar kendaraan. Catatan operasional tersebut memperkuat posisi emiten berkode saham JSMR ini sebagai pemimpin pasar dengan menguasai 42 persen pangsa pasar tol nasional.
Pencapaian operasional yang kuat ini mengiringi keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. Melalui rapat tersebut, perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar Rp1,1 triliun atau 31 persen dari laba bersih, sekaligus merombak susunan pengurus perusahaan.
Hingga akhir tahun 2025, Jasa Marga mengoperasikan 1.294 kilometer jalan tol dari total keseluruhan konsesi sebesar 1.736 kilometer. Selain infrastruktur jalan, perseroan juga mengelola 59 rest area dan mencatatkan pertumbuhan pengguna aplikasi Travoy sebesar 48 persen hingga mencapai 1,1 juta pengunduh.
Struktur kepemimpinan baru perseroan saat ini diamanahkan kepada Rivan A. Purwantono sebagai Direktur Utama dan Andry Tanudjaja selaku Wakil Direktur Utama. Posisi Komisaris Utama ditempati oleh Juri Ardiantoro, sementara jajaran direksi diisi oleh Reza Febriano, Yoga Tri Anggoro, Pramitha Wulanjani, Yaya Ruhiya, Fitri Wiyanti, dan Ari Respati.
Dividen tunai hasil kesepakatan RUPST dijadwalkan cair pada 19 Juni 2026 bagi pemegang saham yang namanya terdaftar per 4 Juni 2026. Nilai keuntungan yang tidak didistribusikan bakal dialokasikan sebagai laba ditahan untuk pos cadangan korporasi.
"Besaran dividen per lembar saham (Dividend Per Share/DPS) adalah sebesar Rp156,2, sama dengan DPS periode sebelumnya. Dividen tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan 4 Juni 2026, dengan jadwal pembagian dividen pada 19 Juni 2026. Sisa laba bersih tahun 2025 Perseroan dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan," ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono dalam keterangan resmi yang dilansir metrotvnews.com.
Stabilitas laba inti perusahaan yang menyentuh angka Rp3,7 triliun disokong oleh pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 5,8 persen secara tahunan menjadi Rp19,8 triliun dan EBITDA sebesar Rp13,3 triliun. Penurunan beban keuangan konsolidasi sebesar 10,5 persen secara tahunan turut memberikan dampak positif setelah aksi korporasi pendanaan ekuitas akhir tahun 2024.
"Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan kinerja yang stabil dan resilien. Stabilitas core profit didukung by pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta didukung by keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5 persen (yoy) sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing yang dilakukan pada akhir 2024," jelas Rivan.
Manajemen memastikan ekspansi bisnis jalan tol akan tetap berjalan melalui penerapan kebijakan keuangan yang terukur. Langkah strategis ini diambil demi menjaga nilai bagi para pemegang saham secara berkelanjutan.
"Kami akan mengupayakan peningkatan pendapatan dan EBITDA melalui optimalisasi alokasi anggaran, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penyesuaian tarif tol secara terukur. Kami yakin dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri jalan tol nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan dengan dukungan struktur keuangan yang semakin sehat, beban keuangan yang lebih terkendali, serta kinerja operasional yang solid," tutup Rivan.
Perubahan susunan manajemen ini juga mendapatkan respons positif di media sosial internal korporasi. Akun Instagram resmi @official.jasamarga mengunggah ucapan selamat atas pelantikan jajaran pengurus yang baru.
"Segenap Keluarga Besar Jasa Marga Group mengucapkan, selamat bertugas kepada jajaran Direksi Jasa Marga Group," tulis Jasa Marga dalam unggahan media sosialnya yang dikutip finance.detik.com.
Penyegaran pada struktur pimpinan ini diharapkan mampu membawa iklim kerja yang produktif bagi internal perusahaan. Langkah inovasi pelayanan jalan tol menjadi target utama yang ditekankan kepada seluruh karyawan.
"Semoga senantiasa diberikan kelancaran dalam mengemban amanah, menghadirkan kepemimpinan yang membawa dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan, serta menginspirasi seluruh Roadster Jasa Marga untuk terus bertumbuh dan berinovasi," sambung Persero.