Jarrod Bowen Tolak Manchester United dan Pilih Bertahan di West Ham
Nasib buruk menimpa West Ham United pada akhir kompetisi Premier League musim 2025/2026. Seperti dilansir dari Bola, The Hammers dipastikan terdegradasi ke kasta kedua atau Championship walau memetik poin penuh pada pertandingan pamungkas karena hasil laga tim lain tidak mendukung.
Di tengah kepastian turun kasta, Jarrod Bowen yang menjabat sebagai kapten sekaligus pemain pilar justru memberikan komitmen kuat. Pemain sayap asal Inggris tersebut mengisyaratkan akan tetap loyal bersama West Ham untuk mengarungi kompetisi musim depan.
Sikap yang ditunjukkan oleh sang kapten otomatis menjadi kabar buruk bagi tim peminat. Salah satu raksasa Inggris, Manchester United, dilaporkan memiliki ketertarikan besar untuk merekrutnya pada bursa transfer musim panas nanti.
Peluang West Ham untuk bertahan di kasta tertinggi sebenarnya sempat terbuka saat melakoni laga penutup kontra Leeds United. Klub asal London ini wajib memenangkan pertandingan sembari berharap Tottenham Hotspur menelan kekalahan dari Everton.
Anak asuh Nuno Espirito Santo sukses menuntaskan kewajiban mereka lewat sumbangan gol dari Taty Castellanos, Jarrod Bowen, dan Callum Wilson. Namun usaha itu sia-sia karena Tottenham Hotspur berhasil menang dengan skor 1-0 atas Everton sekaligus mengamankan posisi mereka.
“Pada akhirnya musim ini kami memang tidak cukup baik dan kami harus menerima konsekuensinya,” ujar Bowen kepada Sky Sports.
“Saya masih terikat kontrak di sini. Saya sudah enam setengah tahun berada di klub ini. Saya punya banyak momen indah, tetapi ini adalah momen buruk yang rasanya menutupi semuanya.”
Pemain berusia 29 tahun itu sangat menyadari bahwa spekulasi kepindahannya akan terus bergulir setelah klubnya terdegradasi. Kendati demikian, ia menegaskan sama sekali belum memiliki niat untuk angkat kaki.
“Akan selalu ada rumor dan pembicaraan. Tapi yang saya pikirkan sekarang adalah membawa klub ini kembali ke Premier League karena memang di situlah tempat yang pantas untuk klub ini,” tegas Bowen.
Rumor Ketertarikan Sejumlah Klub Besar
Sebelum adanya pernyataan resmi ini, laporan media-media Inggris menyebutkan Manchester United sedang membidik Bowen. Setan Merah memproyeksikan sang pemain untuk mengisi posisi sayap kiri pada musim kompetisi mendatang.
Bukan hanya Manchester United, duo raksasa Premier League lainnya yaitu Chelsea dan Liverpool juga sempat dikaitkan. Hal ini tidak terlepas dari performa impresif dan konsisten yang ditunjukkan sang pemain dalam beberapa musim terakhir.
“Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi bagi saya, saya ingin membawa klub ini kembali ke Premier League. Saat ini fokus kami adalah melakukan itu,” katanya.
Ia juga mengungkapkan perasaannya yang sulit untuk menikmati waktu liburan setelah hasil mengecewakan yang menimpa timnya.
“Kami harus pulang, mungkin tidak benar-benar menikmati masa libur karena Anda tidak akan bisa menikmati liburan setelah musim seperti ini. Tapi kami harus bersama keluarga, memulihkan diri, lalu mempersiapkan diri untuk kembali dan promosi lagi,” lanjutnya.
Pemain bernomor punggung 20 tersebut tidak bisa menyembunyikan kesedihan mendalam melihat klubnya harus turun kasta. Ia mengategorikan momen degradasi ini sebagai salah satu pengalaman paling getir sepanjang karier sepak bolanya.
“Saya hanya merasa sakit. Saya sudah enam setengah tahun di sini dan mengalami banyak momen bagus, tetapi ini menutupi semuanya. Membuat klub ini terdegradasi, itu sangat menyakitkan,” ujar Bowen.
“Kami seharusnya tidak berada di posisi ini, tetapi kami memang ada di situasi tersebut dan kami tidak melakukan cukup banyak untuk bertahan. Rasa sakit adalah satu-satunya yang saya rasakan sekarang,” pungkasnya.