ITS Buka Pendaftaran Sarjana Internasional IUP Hingga 8 Juli 2026
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk bergabung dalam Program Sarjana Internasional (IUP). Proses pendaftaran untuk jalur ini dijadwalkan tetap berlangsung hingga 8 Juli 2026.
Program ini dirancang khusus demi mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi pendidikan yang mampu bersaing di kancah global. Seperti dilansir dari Detikcom, peserta yang lolos seleksi IUP nantinya berkesempatan mengikuti berbagai program berskala internasional.
Beberapa program global tersebut meliputi pertukaran pelajar, program gelar ganda, magang internasional, hingga kursus musim panas di universitas mitra. Universitas mitra yang bekerja sama dengan ITS di antaranya adalah University of Queensland, Curtin University, dan National Taiwan University.
Calon mahasiswa yang berminat mendaftar dalam Program IUP ITS wajib memenuhi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak kampus.
Persyaratan pertama adalah pendaftar merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) yang lulus dari jenjang SMA atau setara. Jalur seleksi ini terbuka bagi lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026.
Pada periode pendaftaran ketiga ini, para pelamar diharuskan melampirkan beberapa dokumen pendukung. Dokumen utama yang diwajibkan adalah bukti kemampuan serta pengetahuan bahasa Inggris yang memadai melalui sertifikat resmi.Sertifikat kemampuan berbahasa Inggris yang diterima oleh ITS harus berasal dari lembaga resmi yang mengeluarkan sertifikat internasional. Selain itu, pelamar wajib menyusun Surat Motivasi dengan format bebas, baik ditulis tangan maupun diketik.
Surat Motivasi tersebut harus memuat penjelasan mengenai latar belakang akademis, motivasi memilih program, pengalaman relevan, serta tujuan masa depan. Pelamar juga diharuskan mengisi Surat Pernyataan Komitmen Orang Tua melalui berkas yang diunduh dari laman resmi.
Proses seleksi selanjutnya mengharuskan seluruh pelamar untuk mengikuti wawancara daring dan tes akademik sesuai dengan jadwal yang akan diumumkan kemudian.
Program Studi dan Kuota Kursi
Program IUP ITS tersebar di berbagai fakultas dengan daya tampung yang bervariasi pada setiap program studi.
Fakultas Sains dan Analisis Data menyediakan kuota untuk program studi Statistik sebanyak 20 kursi. Sementara itu, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem membuka kuota untuk Teknik Mesin sebanyak 30 kursi, Teknik Kimia 25 kursi, Teknik Industri 30 kursi, dan Teknik Material 15 kursi.
Untuk Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Geoteknik, daya tampung terdiri dari Teknik Sipil sebanyak 30 kursi, Arsitektur 20 kursi, Teknik Lingkungan 20 kursi, Teknik Geomatika 20 kursi, dan Teknik Geofisika 20 kursi.
Fakultas Teknologi Kelistrikan dan Informatika Cerdas menyediakan kuota untuk Teknik Elektro sebanyak 25 kursi, Informatika 40 kursi, serta Sistem Informasi 30 kursi. Terakhir, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital membuka kuota pendaftaran untuk Manajemen Bisnis sebanyak 30 kursi.
Ketentuan Tes Akademik SMITS
Para peserta yang mendaftar pada gelombang kedua dan ketiga diwajibkan untuk menempuh Tes Akademik SMITS (Tes SMITS).
Ujian ini dilaksanakan di samping agenda wawancara yang telah dijadwalkan oleh panitia. Tes SMITS berfungsi sebagai instrumen untuk mengukur potensi belajar serta kemampuan akademis dari masing-masing calon mahasiswa baru.
Materi ujian dalam Tes SMITS untuk jalur IUP ini mencakup Tes Kompetensi Mata Pelajaran yang terdiri atas beberapa unsur. Unsur tersebut meliputi Tes Potensi Akademik dengan kompetensi verbal, logis, spasial, kuantitaf, serta ujian mata pelajaran Matematika.
Setiap pendaftar akan mendapatkan jadwal khusus untuk mengikuti ujian tersebut. Penjelasan teknis mengenai pelaksanaan tes, termasuk nama pengguna, kata sandi akses, dan tautan ruang rapat Zoom akan dikirimkan setelah proses pendaftaran selesai melalui akun myITS dan email peserta.