ISu Internasional Meliputi Konflik Iran Hingga Kunjungan Putin

Share

Eskalasi konflik yang melibatkan Iran menjadi sorotan dunia seiring munculnya ancaman keamanan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta desakan penyelidikan atas kondisi prajurit di kapal induk USS Abraham Lincoln, Kamis (13/8/2026).

Senator Amerika Serikat Richard Blumenthal melayangkan surat resmi kepada Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Rabu (12/8) untuk menuntut kejelasan kondisi awak kapal penyerang tersebut. Langkah ini diambil usai beredarnya laporan mengenai krisis kesehatan mental, kerusakan saluran pipa, hingga kelangkaan bahan makanan di atas armada tempur AS.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom, pengawasan ketat ini dipicu oleh durasi operasional kapal induk yang telah melampaui rekor penugasan terlama di lautan tanpa berlabuh.

Dinamika keamanan di Timur Tengah juga berdampak langsung pada pengawalan Presiden AS Donald Trump saat menghadiri KTT NATO di Ankara, Turki. Dinas Rahasia AS mengambil tindakan darurat dengan memindahkan Trump ke pesawat yang lebih kecil setelah mendeteksi ancaman nyata dari sistem rudal panggul (MANPADS) milik Iran yang membahayakan Air Force One.

Di samping ketegangan militer, Iran juga menuai gelombang kecaman internasional akibat penerapan hukuman mati terhadap para demonstran. Lebih dari 30 negara, termasuk Inggris, Prancis, dan Kanada, menerbitkan pernyataan bersama untuk menolak keras tindakan eksekusi tersebut.

"Penggunaan hukuman mati untuk membungkam perbedaan pendapat, mengintimidasi masyarakat, dan menghukum individu yang menjalankan hak asasi manusianya, tidak pernah dapat dibenarkan," demikian pernyataan bersama puluhan negara beserta Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas.

Sementara itu dari ranah politik domestik AS, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dipastikan mundur dari jabatannya pada akhir bulan ini untuk fokus bersama keluarga. Meski mengundurkan diri, Trump mengonfirmasi bahwa Leavitt tetap bertindak sebagai penasihat eksternal utama serta figur berpengaruh di Partai Republik.

"Keputusan yang sepenuhnya saya pahami dan hormati," tulis Trump dalam unggahan media sosialnya.

"Karoline sekarang akan menjadi salah satu penasihat luar utama saya, dan suara yang berpengaruh di dalam Partai Republik," imbuh Trump.

Pada isu terpisah, Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan perdana ke Kepulauan Kuril pada Kamis (13/8) dengan mendatangi pabrik pengolahan ikan setempat. Langkah diplomatik ini langsung memicu protes keras dari pemerintah Jepang yang telah lama mengklaim wilayah sengketa tersebut sebagai Wilayah Utara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author