Istana Merdeka Kembali Jadi Lokasi Upacara HUT ke 81 RI
Pemerintah memastikan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung upacara kenegaraan tersebut.
Kepastian lokasi ini menjawab spekulasi publik mengenai tempat pelaksanaan upacara kemerdekaan tahun ini. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kegiatan tersebut belum berpindah ke Ibu Kota Nusantara.
"Sementara masih di Jakarta, Jakarta, masih di Jakarta," tegas Prasetyo Hadi kepada awak media pada Selasa, 21 Juli 2026.
Pemerintah menyiapkan sejumlah pembaruan dalam rangkaian acara perayaan tahun ini. Salah satunya mencakup perluasan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai daerah di halaman Istana.
Selain lokasi, pemerintah mengusung tema perayaan "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Logo resmi perayaan merupakan karya Fajar Novario, pemuda asal Padang yang memenangi pemungutan suara masyarakat dengan perolehan 44,73 persen suara.
Peluncuran logo resmi dan identitas visual tersebut telah dilakukan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026. Desain angka 81 yang saling terhubung melambangkan persatuan serta eksplorasi motif tradisional Nusantara.
Pemerintah menyediakan 10 saluran resmi untuk mengunduh aset logo, panduan penggunaan, dan materi grafis bergerak. Masyarakat wajib mengikuti pedoman teknis agar penayangan logo tetap konsisten di berbagai media.
Mengenai pendaftaran peserta upacara untuk masyarakat umum, pemerintah belum merilis pengumuman resmi. Pada perayaan HUT ke-80 RI tahun 2025 lalu, pendaftaran dilakukan melalui situs pandang.istanapresiden.go.id dengan alokasi 6.400 undangan bagi publik dari total 8.000 kuota.
Persyaratan umum pendaftaran mengacu pada aturan tahun sebelumnya, yakni peserta berusia minimal 10 tahun, mengisi formulir daring, serta lolos verifikasi data identitas. Masyarakat diimbau mewaspadai informasi palsu atau tautan tidak resmi yang beredar di media sosial.