Istana Gelar Geladi Kotor Upacara HUT Ke-81 RI

Share

Istana Merdeka menggelar persiapan geladi kotor upacara Peringatan Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Rabu (12/8/2026) di Jakarta. Persiapan tersebut melibatkan atraksi helikopter hingga pesawat tempur yang melintasi kawasan langit Istana, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Sejumlah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bersama anggota TNI dan Polri tampak melangsungkan latihan di halaman Istana. Petugas juga mematangkan tata suara serta ornamen pendukung di sekitar lokasi upacara.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memaparkan detail mengenai jumlah alutsista udara yang dikerahkan untuk memeriahkan agenda tahunan tersebut.

"Baru saja juga kita saksikan termasuk latihan untuk demo udara ya, yang diikuti oleh kurang lebih 81 apa namanya, baik pesawat maupun helikopter yang kita miliki," kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.

Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh personel TNI yang terlibat langsung dalam manuver udara berisiko tinggi tersebut.

"Kami juga ingin menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh personel TNI, terutama yang para pilot kita, penerbang kita yang menerbangkan baik pesawat tempur, pesawat A400, maupun heli yang itu mempertaruhkan keselamatan, tetapi kita merasakan terbang dengan penuh kebanggaan, gitu," ujar Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.

Prasetyo menambahkan pertunjukan manuver dari tiga helikopter di udara sempat menegangkan namun menunjukkan keunggulan sumber daya manusia Indonesia.

"Tadi beberapa juga ada manuver yang sempat bikin deg-degan juga, gitu. Tiga heli yang saling berdekatan dan alhamdulillah ya ternyata kalau kita tidak, tidak kalah secara sumber daya manusia, ya," kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.

Pemerintah memastikan kesiapan seluruh peralatan utama sistem persenjataan menjelang pelaksanaan upacara puncak.

"Yang penting kita siap dengan peralatan-peralatan yang terbaik. Tentu seluruh anak-anak Indonesia akan memberikan karya terbaik untuk bangsa dan negaranya. Saya kira itu," ujar Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author