Israel Buka Kembali Permukiman Ganim di Tepi Barat

Share

Pemerintah Israel secara resmi membuka kembali permukiman Ganim di wilayah Tepi Barat pada Kamis (13/8/2026), setelah kawasan tersebut dikosongkan selama 20 tahun. Kebijakan ini menandai perluasan kewenangan Israel di wilayah pendudukan tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Di sinilah tanah Israel. Di sini, kami akan tinggal selamanya," kata Menteri Pertahanan Israel Israel Katz.

Peresmian pembukaan permukiman Ganim dipimpin langsung oleh Israel Katz dan dihadiri oleh keluarga calon penghuni. Kawasan Ganim sebelumnya dikosongkan pada tahun 2005 di bawah rencana pelepasan wilayah oleh mantan Perdana Menteri Ariel Sharon karena lokasinya yang terisolasi di antara pemukiman warga Palestina.

Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, perluasan permukiman meningkat pesat. Pemerintah Israel memulihkan tiga dari empat kawasan yang pernah dikosongkan, yakni Ganim, Sa-Nur, dan Homesh. Di lokasi Ganim, hampir dua lusin rumah prefabrikasi telah dipasang serta alat berat mulai meratakan tanah di area lereng bukit.

Upacara pembukaan tersebut dihadiri sekitar 100 orang dari Israel dan permukiman Tepi Barat. Selain Katz, hadir pula Yossi Dagan selaku kepala otoritas Israel yang mengurusi permukiman di Tepi Barat bagian utara.

"Era pengosongan wilayah sudah berakhir. Mulai saat ini, kita hanya akan membangun," kata Yossi Dagan, kepala otoritas permukiman utara Tepi Barat.

Sebagai langkah pengamanan dan aksesibilitas, militer Israel merobohkan sejumlah toko di sepanjang jalan penghubung serta menutup akses tanah ke desa-desa Palestina menggunakan puing-puing bangunan.

Israel menduduki Tepi Barat sejak 1967. Saat ini terdapat lebih dari 500.000 warga Israel yang tinggal di permukiman yang dinilai ilegal oleh hukum internasional, hidup berdampingan dengan sekitar tiga juta warga Palestina di tengah lonjakan eskalasi kekerasan sejak 7 Oktober 2023.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author