Ismaya Live Bantah DWP Terlibat Promosi Produk Whip Pink
Direktur Ismaya Live David Ferdian membantah keterlibatan festival musik Djakarta Warehouse Project dalam promosi produk Whip Pink setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mabes Polri pada Senin, 8 Juni 2026 malam.
Klarifikasi tersebut diberikan kepada penyidik lantaran pencantuman nama DWP dalam promosi produk Whip Pink dilakukan tanpa izin dari pihak penyelenggara. Dilansir dari Bloomberg Technoz, Ismaya Live menegaskan tidak pernah menjalin kerja sama, afiliasi, maupun sponsorship dengan produk tersebut.
"Kita mengklarifikasi kalau ini tidak terkait dengan DWP. Karena kita tidak berafiliasi ataupun sponsorship atau kerja sama dengan Whip Pink," ujar David Ferdian, Direktur Ismaya Live.
Pihak manajemen sebenarnya telah mengetahui pencatutan nama DWP sejak Januari 2026 saat pemberitaan Whip Pink ramai diperbincangkan. Tim marketing dan legal Ismaya Live kemudian langsung melayangkan peringatan keras kepada pihak Whip Pink.
"Kita langsung kasih mereka peringatan untuk men-take down promo karena tidak terkait dengan DWP," kata David Ferdian, Direktur Ismaya Live.
David juga memastikan produk tersebut tidak pernah menjadi tenant atau bagian dari aktivitas resmi DWP. Sistem pengamanan yang ketat di area festival dinilai membuat produk tabung gas tersebut tidak mungkin lolos masuk ke area acara.
"Aturan kita masuk ke DWP itu ketat banget. Apalagi tabung sebesar itu, tidak mungkin masuk ke DWP," ujarnya David Ferdian, Direktur Ismaya Live.
Meskipun tindakan pencatutan nama ini berpotensi merugikan citra penyelenggara, Ismaya Live belum mengambil langkah hukum lanjutan. Namun, manajemen membuka peluang untuk mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan di kepolisian.
"Saya nggak tahu juga ya, mungkin kalau dibutuhkan saya ikut support untuk Mabes Polri untuk ininya," tandas David Ferdian, Direktur Ismaya Live.
Sebelum pemeriksaan saksi tersebut, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri sedang mendalami kasus dugaan gas nitrous oxide atau gas tertawa bermerek Whip Pink. Penyidik menelusuri promosi penjualan produk itu yang diduga berjalan bersamaan dengan gelaran DWP tahun 2023.
Pemeriksaan terhadap manajemen penyelenggara festival musik elektronik ini dijadwalkan oleh kepolisian pada hari Senin, 8 Juni 2026 mulai pukul 15.00 WIB.
"Hari ini Senin tanggal 8 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, penyidik Subdit III Dittipid Narkoba akan melakukan pemeriksaan manajemen Djakarta Warehouse Project terkait promosi penjualan Whip Pink bersamaan dengan acara DWP tahun 2023," kata Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.