Iran Kecam Serangan Militer AS Dekat Rumah Sakit Kanker Ahvaz

Share

Evakuasi darurat terhadap 211 pasien kanker anak terpaksa dilakukan setelah serangan militer Amerika Serikat menghantam area dekat Rumah Sakit Shahid Baqaei di Kota Ahvaz, Iran barat daya, pada Rabu (15/7) malam, dilansir dari Detikcom. Kementerian Luar Negeri Iran langsung melayangkan kecaman keras dan menyebut aksi penyerangan oleh pasukan AS tersebut sebagai sebuah tindakan yang barbar. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengonfirmasi bahwa pusat perawatan khusus anak-anak penderita kanker tersebut harus dikosongkan menyusul ledakan yang terjadi di lokasi yang berdekatan.

Penderitaan psikologis dan fisik yang dialami oleh para pasien kecil yang sedang menjalani perawatan intensif menjadi dampak langsung dari agresi militer tersebut.

"menyebabkan penderitaan dan kecemasan yang parah" kata Esmaeil Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran. Ia juga menyamakan agresi militer AS tersebut dengan tindakan penyerangan fasilitas medis lainnya di wilayah konflik Timur Tengah.

"serangan barbar," cetus Esmaeil Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran. Baqaei kemudian menyoroti standar ganda komunitas internasional, khususnya negara-negara barat, terkait isu perlindungan kemanusiaan dan fasilitas publik.

"kejahatan perang yang pengecut" ujar Esmaeil Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran. Kecaman eksternal terkait kredibilitas moral negara-negara penyerang turut dilontarkan oleh pihak kementerian karena abainya mereka terhadap keselamatan warga sipil. "Mereka yang tanpa henti mengkhotbahkan hak asasi manusia, namun dengan sengaja menutup mata terhadap penargetan rumah sakit dan pusat kesehatan, telah kehilangan seluruh kredibilitas moral mereka," cetus Esmaeil Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

Berdasarkan laporan dari Kantor Berita Mehr Iran, kepanikan melanda fasilitas kesehatan tersebut saat dentuman di sekitar rumah sakit memaksa petugas medis melarikan anak-anak yang sedang menjalani kemoterapi.

Insiden bersenjata di Ahvaz ini memperuncing konflik berkepanjangan antara Washington dan Teheran di sekitar kawasan strategis Selat Hormuz. Kedua negara masih terus terlibat aksi saling serang di lapangan walaupun jalur diplomasi damai sebelumnya telah diupayakan melalui nota kesepahaman yang dimediasi oleh Pakistan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author