InJourney dan Garuda Indonesia Sediakan 170.845 Kursi Gratis untuk Wisman

Share

Upaya memperluas jangkauan kunjungan wisatawan mancanegara di wilayah Nusantara terus dipacu melalui kolaborasi strategis sektor penerbangan dan pariwisata. Seperti dilansir dari Detik Travel, InJourney bersama Garuda Indonesia resmi meluncurkan program bertajuk 'Discover More Indonesia'.

Dalam inisiatif ini, maskapai milik negara tersebut mengalokasikan sebanyak 170.845 kursi gratis untuk rute domestik bagi para pelancong asing. Angka alokasi tempat duduk tersebut disesuaikan secara khusus untuk merepresentasikan momentum hari kemerdekaan Indonesia.

Langkah ini dirancang agar para turis asing tidak hanya berpusat di gerbang kedatangan utama seperti Jakarta atau Bali. Pemerintah dan pengelola industri ingin mendorong pergerakan wisatawan ke berbagai destinasi lain di seluruh penjuru negeri.

Group Head Marketing Garuda Indonesia, Rina Eka Putri, menjelaskan bahwa program ini menjadi stimulus konkret dalam memicu pertumbuhan perjalanan internasional menuju tanah air.

Fasilitas penerbangan gratis ini disiapkan agar pelancong mancanegara memperoleh kemudahan akses dalam menjelajahi kekayaan alam serta kebudayaan Indonesia yang sangat beragam.

"Garuda Indonesia menghadirkan free domestic flight ini untuk menjadi stimulus travelling dari internasional ke Indonesia. Yang tujuannya adalah agar tidak hanya berhenti di satu titik di Indonesia, tapi juga merambah ke domestik destinasi lainnya yang ada di Indonesia," ujar Rina dalam konferesi pers di Kantor InJourney, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Strategi penawaran insentif ini diproyeksikan tidak sekadar membidik lonjakan angka penumpang rute internasional maskapai. Skema ini diharapkan memberikan dampak turunan yang signifikan pada peningkatan skala ekonomi di daerah.

"Program ini memang kami fokuskan untuk menghadirkan para traveler dari internasional ke Indonesia yang akan kembali lagi ke negaranya. Stimulus ini harapannya adalah bukan hanya meningkatkan jumlah penumpang Garuda Indonesia dari internasional, tapi juga nantinya akan menambah economic scale yang ada di domestik kita," lengkap Rina.

Di sisi lain, BUMN holding pariwisata InJourney menilai kemitraan ini sebagai dorongan nyata untuk mewujudkan target pariwisata berkualitas. Keberhasilan sektor pariwisata kini tidak lagi diukur semata dari kuantitas kedatangan turis di pintu masuk utama.

SVP Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, menggarisbawahi bahwa durasi tinggal dan tingkat pengeluaran belanja wisatawan menjadi indikator kunci yang jauh lebih krusial.

"Bagi InJourney itu tolak ukur yang penting atau keberhasilan pariwisata itu tidak hanya dilihat dari berapa banyak wisatawan yang datang ke Indonesia. Tetapi kita melihatnya adalah yang lebih penting lagi adalah berapa lama sih mereka tinggal di Indonesia," ucap Yudhis.

Perpanjangan lama masa tinggal turis mancanegara di satu daerah diyakini memperkuat fondasi ekosistem industri lokal. Semakin lama turis menetap dan beraktivitas, perputaran uang yang mengalir ke masyarakat lokal akan semakin besar.

"Lalu kemudian berapa banyak destinasi yang dikunjungi. Dan kemudian tentunya berapa besar spending mereka di destinasi-destinasi tersebut," lanjutnya.

InJourney juga mengusung visi integrasi layanan perjalanan tanpa hambatan bagi para pengunjung. Seluruh rantai perjalanan, mulai dari penerbangan, operasional bandara, penginapan, hingga pengelolaan objek wisata, disinergikan dalam satu ekosistem utuh.

"Harapannya adalah nanti ketika wisatawan datang, datangnya tuh menggunakan maskapai Garuda, maskapai Indonesia, datang ke bandara yang dikelola oleh InJourney. Kemudian mereka bepergian ke destinasi wisata yang dikelola oleh InJourney, dan kemudian mereka menginap di hotel-hotel akomodasi yang dikelola InJourney juga," tambah Yudhis.

Beberapa kawasan prioritas yang menjadi fokus penguatan konektivitas ini meliputi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan daya tarik Candi Borobudur, serta Lombok di Nusa Tenggara Barat yang mengandalkan kawasan Sirkuit Mandalika.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author