by

Idham Azis Makin Tegas, Azis Syamsuddin ”Standing Applause”

JAKARTA – Setelah melengserkan dua punggawanya dari kursi Kapolda, kembali Kapolri Jenderal Idham Azis membuat gebrakan.

Kali ini, orang nomor satu di kepolisian itu menerbitkan Surat Telegram tentang pedoman penegakan hukum.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin memandang, surat telegram yang tertuang dengan nomor: ST/3220/XI/KES.7./2020 tertanggal 16 November 2020 merupakan penegasan dalam mendukung upaya meredam sebaran Covid-19.

”Penekanan Kapolri ini sebagai bentuk komitmen membantu pemerintah menekan angka wabah yang terus meluas. Kami apresiasi atas langkah ini,” terang Azis Syamsuddin dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (18/11/2020).

Baca Juga  Gempa Pangandaran Sampai Tembus ke Jogja

Ditambahkan Azis Syamsuddin, makna dari warning yang disampaikan dalam surat tersebut, merupakan upaya melindungi masyarakat dari bahaya penyebaran virus yang lahir di Kota Wuhan, China.

”Artinya, tidak ada tebang pilih bagi siapa pun yang melanggar protokol kesehatan. Semua unsur, baik pejabat pemerintahan, pejabat, tokoh dan masyarakat, diharapkan patuh dan tak lagi mengulang pelanggaran yang pernah dibuat,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Baca Juga  Waspada Gerakan Radikal Kini Lebih Berani

 

Dapat disimpulkan sambung Azis Syamsuddin, terbitnya surat telegram ini menunjukan kedisiplinan masyarakat masih belum sesuai harapan dalam mematuhi protokol kesehatan. ”Karena tidak bisa dipungkiri, angka yang terkonfirmasi positif maupun yang meninggal, masih cukup besar,” jelasnya.

 

Secara tidak langsung lanjut Azis Syamsuddin, surat telegram ini mengarah pada penolakan, ketidakpatuhan atau upaya lain yang menimbulkan keresahan masyarakat dan mengganggu stabilitas kamtibmas.

Baca Juga  Azis Syamsuddin Apresiasi Hasil Diplomasi Datangkan Puluhan Juta Vaksin Covax Secara Gratis

 

”Ini sudah menjadi kebijakan pimpinan Polri, dan harus pula dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan tegas demi keselamatan jiwa masyarakat. DPR menudukung langkah Kapolri,” pungkas Azis Syamsuddin. (ful)

Baca Juga