Ibu Hamil Dievakuasi Akibat Kerusakan RSUD Nagekeo NTT

Share

Kerusakan berat pada RSUD Nagekeo akibat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), melumpuhkan layanan kesehatan hingga memaksa seorang ibu hamil dengan komplikasi berat dilarikan ke rumah sakit luar daerah, sebagaimana dilansir dari Detik Health. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kondisi darurat tersebut usai menerima laporan langsung dari Gubernur NTT dalam rapat koordinasi penanganan dampak gempa. Proses rujukan menghadapi kendala besar karena akses jalan menuju fasilitas kesehatan terdekat mengalami kerusakan fatal.

"Kita ada satu pasien di Nagekeo yang ibu hamil, melahirkan, komplikasi berat, nggak bisa dibawa karena rumah sakitnya nggak beroperasi," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Opsi rujukan ke RSUD Borong yang berjarak dua jam perjalanan maupun RSUD Komodo yang berjarak empat jam perjalanan terhambat oleh infrastruktur darat yang tidak dapat dilalui. "Kita mau jalan, jalannya putus," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Tim evakuasi gabungan akhirnya menembus kendala jalur darat menggunakan ambulans untuk membawa pasien menuju RSUD Borong guna memperoleh penanganan medis darurat. "Harusnya pagi ini sudah sampai, tapi saya belum sempat lihat. Saya sudah tahu, saya mudah-mudahan jadi bisa selamat," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Kementerian Kesehatan memprioritaskan penanganan medis pada kelompok rentan dan pasien berisiko tinggi yang terdampak kelumpuhan fasilitas kesehatan akibat gempa. "Itu sebabnya yang kritikal memang ibu-ibu hamil, patah tulang, dan juga yang mau cuci darah," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author