Ibu Bawa Bayi Baru Lahir ke Kafe Tuai Perhatian Netizen

Share

Keputusan seorang ibu membawa bayinya yang masih baru lahir ke sebuah kafe memicu perbincangan hangat di media sosial. Dikutip dari Detik Food, sang ibu membagikan alasan mendesak di balik tindakannya tersebut setelah kerap menerima penilaian negatif dari masyarakat sekitar.

Istilah bayi masih 'merah' merujuk pada kondisi bayi yang baru lahir dengan kulit sangat tipis serta lapisan lemak minimal. Kondisi fisik ini membuat pembuluh darah kecil tampak jelas sehingga warna kulit terlihat kemerahan. Tenaga medis umumnya melarang bayi baru lahir berada di ruang publik karena sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sempurna, sehingga sangat rentan terhadap serangan kuman, polusi, dan perubahan suhu.

Lewat unggahan di platform Threads, ibu tersebut mengungkapkan situasi sulit yang dihadapinya saat harus memeriksakan kesehatan sang buah hati. Ia terpaksa membawa bayinya ke tempat makan karena tidak memiliki anggota keluarga lain yang bisa membantu menjaga anak di rumah.

"Sehabis ini, janganlah mudah menghakimi ibu yang bawa bayi baru lahir ke restoran atau kafe. Seperti kasus yang aku alami ini," katanya mengawali curhatan di Threads, seperti dikutip dari mStar pada 9 Agustus.

Prosedur pemeriksaan di klinik medis sering kali membutuhkan waktu tunggu yang cukup lama. Kondisi tersebut memaksa sang ibu untuk singgah sebentar di rumah makan guna mengisi energi sembari menunggu antrean pemeriksaan selesai.

Guna meminimalkan risiko keselamatan bayinya selama berada di luar rumah, ia mengaku selalu berusaha selektif. Salah satunya adalah dengan memilih santapan yang praktis dan terjamin.

"Saya pilih menu yang tidak aneh-aneh, hanya ambil yang pas saja," katanya menjelaskan situasi yang dialami.

Dukungan dan Imbauan dari Netizen

Unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari para pengguna media sosial. Sebagian besar netizen menyampaikan rasa simpati dan meminta masyarakat agar tidak terburu-buru menghakimi kondisi orang lain tanpa mengetahui fakta di lapangannya.

Beberapa netizen mengaku pernah berada dalam situasi serupa saat harus mengurus bayi seorang diri tanpa bantuan kerabat. "Saya juga pernah dalam masa baru lahiran, mampir makan ke luar sambil membawa bayi karena sendirian," kata seorang netizen.

Kendati demikian, sejumlah pengguna internet tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat membawa anak berusia muda ke tempat publik. "Bukan mau menghakimi, cuma hindari tempat makan yang terlalu ramai. Khawatir bayi tertular penyakit. Sekalipun hanya flu, kamu tetap bisa pergi ke rumah sakit," sahut netizen lain mengingatkan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author