Hutama Karya Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa NTT
PT Hutama Karya (Persero) menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa bahan pokok, obat-obatan, hingga alat berat untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Rabu (19/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Aksi kemanusiaan tersebut mencakup bantuan logistik dan pemulihan infrastruktur yang difokuskan pada masyarakat di tujuh kabupaten dan satu kota di Pulau Flores yang terdampak bencana.
Berdasarkan data Badan Nasional Penangananan Bencana (BNPB) per Rabu (19/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa bumi tersebut mengakibatkan 71 orang meninggal dunia dan 59.647 jiwa mengungsi, dengan penampungan terbanyak berada di Kabupaten Manggarai sebanyak 20.333 jiwa.
Penyaluran bantuan ini berpedoman pada Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 305/KEP/HK/2026 mengenai Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi NTT.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani menyatakan bahwa bantuan ini merupakan komitmen BUMN dalam penanganan bencana bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan.
"Hutama Karya berkomitmen untuk turut mendukung penanganan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui penyaluran bantuan, kami juga telah mulai mendukung proses pemulihan pascabencana melalui pengerahan alat berat di wilayah terdampak. Untuk wilayah lainnya, kami terus melakukan pemetaan kebutuhan di lapangan agar dukungan yang diberikan dapat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat," ujar Hamdani.
Pengiriman bantuan logistik tahap pertama diserahkan oleh Analyst TJSL Hutama Karya, Harya Digdaya, kepada perwakilan Tim Satgas Bencana NTT BNPB Pusat, Ery, di Posko Satgas Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan dukungan dari anak perusahaan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).
Logistik yang meliputi bahan pangan, air mineral, perlengkapan sanitasi, serta kebutuhan bayi dan dewasa tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Hercules menuju BPBD Provinsi NTT untuk didistribusikan ke lokasi pengungsian.
Penyaluran tahap kedua dilanjutkan pada Kamis (20/8/2026) dalam bentuk perlengkapan terpal dan selimut. Selain bantuan logistik, Perseroan juga memobilisasi 1 unit alat berat guna mempercepat proses pemulihan pascabencana di Desa Pota, Kabupaten Manggarai Timur.
Untuk area terdampak lainnya seperti wilayah Ende-Maumere dan Kabupaten Sikka, Hutama Karya masih melangsungkan pemetaan kebutuhan guna menentukan jenis alat berat yang akan diterjunkan berikutnya.