Helikopter Turis Jatuh di Kenya Menewaskan Kepala Intelijen Ekuador

Share

Sebuah helikopter turis jatuh di kawasan Gunung Ololokwe, Kabupaten Samburu, Kenya, dan menewaskan seluruh tujuh orang di dalamnya pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 09.13 waktu setempat. Korban tewas mencakup Kepala Badan Intelijen Ekuador Michele Sensi-Contugi, istrinya, lima warga Amerika Serikat, serta seorang pilot.

Helikopter jenis Airbus H130 yang dioperasikan Lady Lori Helicopters tersebut sedang mengangkut tamu dari agen perjalanan mewah &Beyond dalam penerbangan charter dari cagar alam Loisaba menuju area Sungai Ewaso Ngiro. Komandan Kepolisian Kabupaten Samburu David Nkoroi membenarkan bahwa seluruh penumpang dan awak tidak ada yang selamat saat tim penyelamat mencapai lokasi kejadian.

Seluruh tujuh orang di dalam pesawat tewas, kata David Nkoroi kepada wartawan.

Korban asal Ekuador mengonfirmasi tewasnya Sensi-Contugi bersama istrinya, Stephany Hollihan Vasconez, yang merupakan perancang busana sekaligus pendiri Sensi Studio. Duka mendalam disampaikan oleh jajaran pemerintah Ekuador atas insiden tragis yang menimpa pejabat tinggi negara tersebut.

Hari ini Michele dan Stephany meninggalkan kita terlalu cepat. Doa kami menyertai keluarga mereka, terutama anak-anak dan orang tua mereka, kata Roberto Luque, Menteri Transportasi Ekuador.

Kementerian Luar Negeri Ekuador turut memberikan keterangan resmi mengingat negara tersebut tidak memiliki kedutaan besar di Kenya, sehingga koordinasi penanganan dilakukan melalui kedutaan di Afrika Selatan.

Kematian Sensi-Contugi merupakan kerugian besar bagi negara, kata Kementerian Luar Negeri Ekuador dalam pernyataannya.

Pihak Sensi Studio juga mempublikasikan pesan penghormatan terakhir untuk mendiang pendirinya yang turut menjadi korban dalam penerbangan wisata tersebut.

Semangatnya terhadap desain, kerajinan tangan, dan orang-orang di baliknya membentuk merek ini serta kita semua yang mendapat hak istimewa untuk menjadi bagian dari perjalanannya, kata Sensi Studio.

Sementara itu, lima warga negara Amerika Serikat yang diidentifikasi dalam kecelakaan ini adalah Roger Edward Duarte, Adam Martin Hlavaty, Henry Parra, Jose Alberto Suarez, dan Stephany Maria Hollihan Vasconez. Jose Alberto Suarez diketahui menjabat sebagai presiden sekaligus general manager sejumlah stasiun televisi di bawah jaringan Telemundo. Satu korban lainnya adalah pilot helikopter asal Kenya bernama Josh Outram.

Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaan Besar di Kenya langsung memobilisasi bantuan kekonsuleran dan melakukan komunikasi intensif dengan otoritas lokal.

Kedutaan Besar AS sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat dan memberikan bantuan kekonsuleran, ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Pihak Departemen Luar Negeri AS menyampaikan rasa belasungkawa resmi kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan.

Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih atas kehilangan ini, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Proses evakuasi di lokasi kejadian mengalami hambatan signifikan lantaran topografi Gunung Ololokwe yang terjal serta kobaran api yang membakar bangkai helikopter. Palang Merah Kenya mengirimkan personel tambahan dari Isiolo untuk memperkuat tim penyelamat di lapangan.

Tim tambahan telah dikirim dari Isiolo untuk memperkuat operasi, kata Palang Merah Kenya dalam unggahannya di X.

Pihak pengelola perjalanan turis &Beyond menyampaikan duka cita mendalam dan menyerahkan seluruh proses investigasi penyebab kecelakaan penerbangan charter tersebut kepada pihak berwenang.

Penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui dan sedang diselidiki oleh pihak berwenang setempat yang terkait, kata &Beyond.

Otoritas Penerbangan Sipil Kenya (KCAA) mengonfirmasi bahwa investigasi menyeluruh sedang berjalan untuk menentukan penyebab pasti jatuhnya helikopter tunggal tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author