Dua Helikopter Tabrakan Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Yunani
Dua helikopter pemadam kebakaran Yunani bertabrakan di wilayah Psatha, sebelah barat Athena, pada Minggu (02/08) saat berupaya memadamkan kebakaran hutan besar di sekitar Teluk Korintus. Insiden tersebut mengakibatkan dua awak tewas dan dua lainnya selamat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Gelombang panas ekstrem dan minimnya curah hujan akibat perubahan iklim memicu maraknya kebakaran hutan di Eropa musim panas ini. Ketika kondisi di Prancis dan Spanyol mulai membaik, titik api baru justru bermunculan di Yunani.
Kecelakaan terjadi di tengah perjuangan keras petugas dalam mengendalikan api yang dipicu angin kencang berkecepatan 100 kilometer per jam. Sebelum insiden helikopter tersebut, tiga petugas pemadam kebakaran dilaporkan meninggal dunia saat bertugas di Kreta dan Peloponnese.
Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis memberikan peringatan mengenai situasi darurat yang dialami negerinya.
"Ketika angin bertiup dengan kekuatan seperti itu, bahkan puluhan pesawat yang kami miliki tidak dapat beroperasi dengan aman," kata Kyriakos Mitsotakis, Perdana Menteri Yunani.
Pemerintah menyadari keterbatasan armada udara dalam mengatasi cuaca ekstrem yang melanda berbagai kawasan.
"Ada saat-saat ketika alam dan intensitas fenomena cuaca melampaui seluruh perencanaan manusia maupun kemampuan operasional," kata Kyriakos Mitsotakis, Perdana Menteri Yunani.
Di kawasan Porto Germeno, hampir 500 petugas dikerahkan untuk mencegah kobaran api merembet ke wilayah barat Athena. Kepolisian melakukan evakuasi warga desa Agios Nektarios menggunakan sepeda motor sambil membunyikan sirene. Sebanyak 254 orang dievakuasi lewat jalur laut pada Jumat (31/07), disusul 12 orang pada Sabtu (01/08).
Laju penyebaran api yang sangat cepat mengejutkan para ahli di lapangan.
"Sulit mempercayai apa yang kami lihat. Api menyebar dengan sangat cepat," kata Nikos Georgopoulos, Peneliti Laboratorium Pengelolaan Hutan Universitas Aristoteles Thessaloniki.
Data Observatorium Nasional Yunani (meteo.gr) memperkirakan lebih dari 6.500 hektare lahan hangus di Teluk Korintus, sementara ahli meteorologi Theodore Giannaros menyebut kebakaran di Porto Germeno berpotensi menjadi megafire. Selain itu, kepolisian menahan seorang pria berusia 44 tahun pada Minggu (02/08) atas dugaan pembakaran sengaja di Pulau Kefalonia.