Hasto Kristiyanto dan Risma Kunjungi Rumah HOS Tjokroaminoto di Surabaya

Share

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto bersama mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi rumah Pahlawan Nasional Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto di Peneleh, Kota Surabaya, pada Senin (10/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kedatangan kedua tokoh tersebut didampingi Pengamat Sejarah Surabaya Kuncarsono Prasetyo. Kuncarsono mengajak Hasto dan Risma mengelilingi sejumlah ruang kamar yang pernah ditempati HOS Tjokroaminoto serta Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, sebelum melanjutkan agenda diskusi santai bersama awak media mengenai isu aktual.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto menekankan pentingnya menjaga kesakralan bulan Agustus sebagai momentum sejarah diraihnya kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

"Maka bulan Agustus kalau kemarin ada isu-isu demo, ya sebaiknya janganlah di situ. Lebih baik kita gunakan bulan yang Agustus ini yang dipersiapkan dengan begitu lama," ujar Hasto Kristiyanto, Sekjend DPP PDIP.

Ia mengimbau agar masyarakat mengisi bulan Kemerdekaan dengan serangkaian aktivitas yang memberikan dampak positif bagi bangsa.

"Menjadi bulan untuk membangkitkan spirit kita, menggelorakan kembali tentang cita-cita kemerdekaan yang diperoleh dengan tidak mudah melalui suatu perjuangan yang panjang," kata Hasto Kristiyanto, Sekjend DPP PDIP.

Hasto menyoroti nilai historis Kota Surabaya sebagai tempat pertempuran 10 November 1945 yang menjadi latar belakang julukan Kota Pahlawan.

"Dan banyak dari antara para pejuang—kalau Bu Mega itu menyebut nisan-nisan yang tidak bernama. Di sini juga banyak nisan-nisan yang tidak bernama, peristiwa 10 November 1945 misalnya," ujar Hasto Kristiyanto, Sekjend DPP PDIP.

Ia mengingatkan kembali tujuan utama perjuangan para pahlawan dalam mewujudkan kesejahteraan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Indonesia yang seharusnya tidak boleh ada kemiskinan. Mengapa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara," tegas Hasto Kristiyanto, Sekjend DPP PDIP.

Hasto berharap momen bulan Kemerdekaan dapat dimanfaatkan seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat kembali jiwa nasionalisme.

"Semua kita gali kembali sehingga dalam bulan Agustus ini kita menemukan suatu cita-cita. Nilai-nilai perjuangan yang kemudian kita relevansikan dengan sekarang," tutur Hasto Kristiyanto, Sekjend DPP PDIP.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author