Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Diumumkan, Peserta Lolos Wajib Daftar Ulang

Share

Hasil seleksi Sekolah Maung 2026 secara resmi telah diumumkan pada Senin, 8 Juni 2026 mulai pukul 10.00 WIB. Dilansir dari Detikcom, para peserta yang dinyatakan lolos dalam tahapan ini diwajibkan untuk segera melakukan proses pendaftaran ulang.

Proses pendaftaran ulang bagi calon siswa yang diterima tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Agenda wajib ini akan dimulai pada 9 Juni hingga 10 Juni 2026.

Sekolah Maung sendiri merupakan program institusi pendidikan unggulan di wilayah Jawa Barat. Program ini dirancang khusus guna menghadirkan pelayanan pendidikan yang paling optimal bagi para siswa-siswi berprestasi.

Saat ini, terdapat total 41 Sekolah Maung yang tersebar di berbagai daerah. Jumlah tersebut mencakup rincian 28 Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri serta 13 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri.

Penerimaan siswa baru untuk program ini memakai tiga jalur seleksi dengan pembagian kuota tertentu. Jalur potensi akademik mendapatkan porsi kuota sebesar 10 persen.

Selanjutnya, porsi terbesar dialokasikan untuk jalur kompetensi akademik dengan kuota mencapai 70 persen. Sementara itu, jalur kompetensi nonakademik memperoleh kuota sebesar 20 persen.

Tahapan pengumuman ini dilakukan setelah proses pendaftaran resmi ditutup pada 29 Mei lalu. Kini, seluruh pendaftar sudah dapat melihat status kelulusan masing-masing secara langsung.

Mekanisme pengecekan status kelulusan dapat diakses secara mandiri oleh setiap peserta. Pendaftar hanya perlu melakukan proses login ke sistem menggunakan akun peserta yang telah terdaftar sebelumnya.

Sistem akan langsung menampilkan informasi kelulusan setelah proses login berhasil dilakukan. Halaman utama situs secara otomatis memuat hasil akhir seleksi Sekolah Maung 2026 milik peserta.

Alternatif Jika Tidak Lolos Seleksi Sekolah Maung

Peserta yang belum berhasil lolos dalam seleksi Sekolah Maung tidak perlu berkecil hati. Calon siswa tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar ke SMA/SMK negeri reguler maupun Sekolah Swasta Kerja Sama di Jawa Barat.

Sistem seleksi ini menerapkan metode pemetaan yang mengukur beberapa komponen utama calon siswa. Parameter penilaian tersebut meliputi jarak domisili ke sekolah tujuan, akumulasi nilai rapor, serta capaian prestasi akademik maupun non-akademik.

Selain itu, aspek jalur pendaftaran dan kapasitas kuota sekolah tujuan juga menjadi penentu dalam kalkulasi sistem. Melalui skema ini, para pendaftar bisa memprediksi peluang kelolosan sebelum pendaftaran reguler dibuka.

Apabila hasil pemetaan daring memperlihatkan indikasi peluang diterima yang baik, calon siswa bisa menyetujui hasil itu dan bersiap melakukan daftar ulang. Namun jika memilih untuk menolak hasil pemetaan, mereka tetap berhak mengikuti seleksi reguler pada tahap 1 maupun tahap 2.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author