Partai Hanura Siap Hadapi Ambang Batas Parlemen Pemilu 2029

Share

Partai Hati Nurani Rakyat menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi penetapan angka ambang batas parlemen untuk Pemilu 2029. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura Rio Capella di Jakarta pada Minggu (9/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Berapa pun parliamentary threshold, Hanura menyatakan siap untuk menghadapi pemilu itu. Tidak ada keraguan sedikit pun pada kami," kata Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Rio Capella.

Pembahasan aturan ambang batas parlemen untuk Pemilu 2029 saat ini masih digodok dalam rencana revisi Undang-Undang Pemilu oleh DPR bersama pemerintah. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi pada tahun 2024 yang mewajibkan perubahan ambang batas 4 persen sebelum Pemilu 2029.

Rio menuturkan bahwa partainya menyerahkan sepenuhnya besaran angka yang dinilai pantas kepada pembentuk undang-undang.

"Tentu Hanura akan patuh kepada putusan Mahkamah Konstitusi dan itu silakan diputuskan oleh pemerintah dan DPR angka seberapa yang pantas untuk dilakukan. Tetapi sekali lagi bahwa Hanura bekerja tidak mengharapkan bahwa hanya tergantung pada parliamentary threshold," kata Rio Capella.

Sebagai langkah konkret, Satuan Tugas DPP Partai Hanura telah memanaskan mesin politik melalui rapat terbatas dan konsolidasi pengurus DPD serta DPC se-Provinsi Banten pada Sabtu (8/8/2026). Konsolidasi ini menjadi awal dari rangkaian safari politik pengurus pusat ke seluruh wilayah Indonesia.

Rio menegaskan bahwa hasil Pemilu 2024 harus dijadikan pendorong semangat untuk meraih pencapaian yang lebih baik.

"Kita sadar untuk memenangkan Pemilu 2029 bukan dengan pidato berapi-api atau sekadar rapat. Partai ini bisa bangkit jika kader bekerja dengan niat tulus dan rakyat kembali percaya," ujar Rio Capella.

Untuk memperkuat basis massa di akar rumput, Hanura menargetkan pembentukan struktur hingga tingkat desa dengan minimal 10 kader aktif berkartu tanda anggota di setiap desa.

Sikap tegas juga disampaikan mengenai internal partai guna memastikan soliditas seluruh jajaran pengurus daerah.

"Tidak boleh ada satu dua orang yang mengganjal perjuangan kita untuk menghadapi Pemilu 2029. Ketua DPC harus membangun optimisme. Kalau ada pimpinan yang justru merasa berat atau ragu dengan masa depan partai, pilihannya hanya satu: pecat," kata Rio Capella.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author