Gubernur Pramono Anung Sebut IPM Jakarta Meningkat Jadi 85,05 pada 2026

Share

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta naik menjadi 85,05 pada tahun 2026, menegaskan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kehidupan masyarakat ibu kota semakin membaik.

Menurut Pramono, Jakarta kembali menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia, naik dari sekitar 84 pada tahun sebelumnya, sebagai bukti keberhasilan kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

"Jakarta baru saja mendapatkan indeks pembangunan manusia atau IPM. Indeks pembangunan manusia ini mengukur bagaimana kualitas pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup di masing-masing provinsi," ujar Pramono saat membuka Workshop National Creativity Day for Teacher 2026 di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan.

Pramono menyebut Jakarta tetap berada di posisi teratas IPM nasional dengan nilai 85,05 pada 2026, meningkat dari tahun sebelumnya.

"Tahun lalu Jakarta sudah juara satu. Yang saya senang di tahun 2026 yang baru saja diumumkan beberapa hari yang lalu, Jakarta kembali nomor satu dan angkanya naik menjadi 85,05," ujarnya.

Dia menegaskan kenaikan IPM ini mencerminkan peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, dan aspek sosial di Jakarta.

"Ini menunjukkan bahwa kenyamanan, keamanan, pendidikan, kesehatan, hal-hal yang berkaitan dengan sosial, benar-benar Jakarta ini menjadi lebih baik," kata Pramono.

Meski demikian, Pramono mengingatkan capaian ini bukan untuk dibanggakan semata, melainkan menjadi pengingat agar pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Bagi saya pribadi sebagai Gubernur Jakarta, tentunya ini bukan sesuatu yang membanggakan. Tetapi ini menjadi pengingat kepada kita semua bahwa apa yang kita lakukan sudah pada trek yang benar," ucapnya.

Pramono juga memaparkan lima besar provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia, yaitu Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Riau, Kalimantan Timur, dan Bali.

Dia berharap pencapaian ini menjadi modal bagi seluruh elemen masyarakat, terutama para guru, untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta.

"Sehingga dengan demikian modal inilah yang menjadi dasar bagi kita semua terutama para guru untuk menjadi bangga dan merasa memiliki Jakarta ini bersama-sama," pungkasnya.

Informasi ini dilansir dari Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author