Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Sabtu (15/8/2026). Dilansir dari Detikcom, Julita Rista Lestari, siswi SMA Negeri 1 Tabang asal Kalimantan Timur, dipercaya memimpin upacara pengukuhan tersebut.
Julita memimpin 75 rekannya membacakan ikrar pengukuhan sambil memegang bendera Merah Putih di dada kirinya di hadapan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Prosesi pembacaan ikrar berlangsung khidmat dengan peniruan teks ikrar secara bersama-sama oleh seluruh anggota Paskibraka.
Rangkaian ikrar yang diucapkan mencakup pengakuan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Tanah Air Indonesia, NKRI berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, serta komitmen menjalankan kewajiban sebagai kader bangsa.
"Dengan semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, Julita dipercaya memimpin jalannya upacara pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026," demikian dilansir dalam akun instagram resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Sabtu (15/8/2026).
Usai pembacaan ikrar, Kepala BPIP memberikan instruksi khusus kepada pemimpin upacara untuk mencium bendera Merah Putih diiringi lagu Padamu Negeri karya Kusbini yang dimainkan Band Kepresidenan Paspampres.
"Adik Julita Rista Lestari, lepaskanlah Sang Merah Putih, ambillah dengan kedua tanganmu, dan ciumlah Sang Merah Putih," demikian instruksi Yudian seperti dilansir dari YouTube live BPIP, Sabtu (15/8/2026).
Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan pengukuhan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara langsung di hadapan para anggota Paskibraka.
"Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 2026, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara, Jakarta 15 Agustus 2025 Wakil Presiden Gibran Rakabuming," kata Gibran.
Wapres Gibran kemudian menyematkan lencana berupa logo Bendera Merah Putih, Garuda, serta memasangkan kendit hijau pada Julita sebagai tanda peresmian status Paskibraka 2026. Acara tersebut dihadiri Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Polkam Djamari Chaniago, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Seskab Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Julita yang memiliki tinggi badan 174 cm merupakan putri pasangan Tesalonika dan Maria, serta cucu dari Udau, Kepala Desa Umaq Dian, Tabang. Berdasarkan data Pemkab Kutai Kartanegara, ia melewati tahapan tes wawasan kebangsaan dan ujian berbasis komputer di sekolahnya demi memotivasi diri melanjutkan jejak orang tuanya.
"Saya ingin melanjutkan apa yang pernah dicapai orang tua saya. Selain itu, saya juga merasa memiliki potensi dari segi fisik," ungkapnya.
Sebelum bertolak ke Jakarta, Julita menjalani karantina persiapan selama tiga minggu di Tenggarong yang mencakup pelatihan fisik, mental, bahasa Inggris, pengetahuan umum, dan seni tari. Seluruh fasilitas transportasi, akomodasi, hingga uang saku disokong oleh pihak kecamatan setempat.
"Kami difasilitasi dua mobil untuk tujuh orang, uang saku, serta tempat tinggal sementara di rumah staf kecamatan," jelasnya.
Di samping itu, Julita sempat berpamitan dan menemui Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri di rumah dinasnya sebelum bertolak menjalankan tugas negara di Jakarta.
"Sekali lagi terima kasih banyak pak yang telah memberikan suport dan dukungannya kepada saya, mudah mudahan saya lolos Paskibraka Nasional," ucapnya dengan tersipu malu malu, di hadapan Bupati Aulia.
Seluruh anggota Paskibraka 2026 yang telah dikukuhkan dijadwalkan bertugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.