Gerindra Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT
DPP Partai Gerindra menyalurkan bantuan dana senilai Rp1 miliar untuk warga terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7 di Nusa Tenggara Timur pada Minggu (16/8/2026). Langkah tanggap darurat ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi terdampak.
Pengiriman bantuan keuangan tersebut didistribusikan secara langsung melalui DPD Partai Gerindra Provinsi NTT. Selain mengirimkan dana tunai, kader partai di tingkat lokal turut digerakkan untuk mendatangi titik-titik pengungsian serta membangun dapur umum darurat.
"DPP Partai Gerindra telah mengirimkan bantuan uang senilai Rp 1 miliar untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana gempa bumi di NTT," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono.
Aksi cepat ini dilakukan bersamaan dengan instruksi pengorganisasian kader di lapangan guna memasok kebutuhan konsumsi harian para korban gempa.
"Jadi kader Partai Gerindra tidak larut dalam perayaan HUT RI saja, tetapi bergerak sebagai bentuk solidaritas untuk menyiapkan dapur umum sebagai respons terhadap kebutuhan pangan warga yang mendesak," ucap Sugiono.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga secara khusus menginstruksikan penyediaan pasokan makanan bergizi siap saji. Penyaluran makanan ini memprioritaskan kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu di area pengungsian.
Inisiatif ini dirancang agar penanganan bencana memberikan dampak nyata secara langsung selain bantuan material.
"Kehadiran kader di tengah masyarakat ini adalah komitmen partai untuk selalu hadir di masa-masa sulit. Kami berharap langkah ini dapat meringankan beban warga, seraya terus mendoakan agar saudara-saudara kita di Flores senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan kelancaran dalam pemulihan pascabencana," ujar Sugiono.
Penyaluran seluruh bantuan serta koordinasi posko darurat dipimpin oleh Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi NTT Fernando Soares sebagai penanggung jawab Posko Peduli Bencana Partai Gerindra di Nusa Tenggara Timur.