Gerhana Matahari Total Menggelapkan Wilayah Spanyol
Fenomena gerhana matahari total mengubah suasana siang hari yang terang menjadi gelap gulita di sebagian besar wilayah Spanyol pada Kamis, 13 Agustus 2026, waktu setempat, seperti dilansir dari Detikcom.
Peristiwa astronomi langka yang berlangsung paling lama sekitar dua menit ini memukau warga setempat serta wisatawan asing di sepanjang jalur pelintasan mulai dari Galicia hingga pesisir Mediterania dan Kepulauan Balearic.
Ketika cahaya perlahan meredup di wilayah Tarragona, kerumunan penonton menyaksikan momen perubahan warna langit jingga sore hari menjadi kegelapan total dengan suasana hening yang khidmat sebelum akhirnya bersorak antusias.
"Luar biasa!" seru seorang wanita saat orang-orang di sekitarnya tiba-tiba bertepuk tangan dengan antusias, dilansir AFP, Kamis (13/8/2026).
Antusiasme besar ini mendorong banyak orang menempuh perjalanan jauh dari berbagai penjuru Catalonia demi menyaksikan gerhana matahari pertama di Spanyol dalam kurun waktu lebih dari satu abad.
"Sangat mengasyikkan," ujar Laura Alarcon (53), seorang akuntan asal Tarragona.
Kegembiraan serupa juga dirasakan oleh masyarakat yang memadati lapangan terbuka di kota Lodoso, sekitar 500 kilometer ke arah barat dari lokasi pengamatan di Tarragona.
"Saya tidak menyangka akan seperti ini. Saya kira hasilnya tidak akan sebagus itu. Tapi suasananya, situasinya, cara mereka mempersiapkan segalanya…
Saya sangat menyukainya!" katanya. "Dan kacamatanya juga berfungsi dengan baik!"
Seorang peneliti nanosains yang datang dari Barcelona bersama ibunya ke lokasi tersebut juga tampak berusaha menahan luapan emosi mendalamnya saat melihat fenomena alam ini.
"Saya hampir menangis. Tubuh saya merinding. Sungguh indah," ujarnya Alejandro Cuesta (30), peneliti nanosains.
Sorak-sorai ratusan orang di Lodoso seketika berubah menjadi keheningan yang memukau ketika Bulan menutupi Matahari sepenuhnya dan menyisakan pemandangan korona matahari di langit.
"Saya merinding. Saya tidak menyangka akan melihat cahaya seperti itu," kata Marta Miguel Tobrar, seorang ilustrator berusia 48 tahun yang datang bersama keluarganya dari kota Burgos yang tak jauh dari lokasi tersebut.
Sebagian pengunjung telah menunggu sepanjang sore di bawah terik matahari menggunakan payung, sementara sebagian lainnya telah bersiap dengan memasang teleskop serta panduan multibahasa untuk mengatur kerumunan.
Kontak gerhana sebagian dimulai sekitar pukul 17.30 GMT ketika Bulan mulai menutupi piringan Matahari yang disambut dengan dokumentasi ponsel serta tepuk tangan meriah dari sekelompok wisatawan Korea Selatan.