Gempa Pangandaran M 4,6 Guncang Tiga Kabupaten di Jawa Barat
Guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,6 yang berpusat di laut selatan Pangandaran meluas hingga dirasakan masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, dan Ciamis pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 04.04 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melaporkan bahwa getaran di wilayah Tasikmalaya dan Garut diukur dalam skala Modified Mercalli Intensity atau MMI III, sedangkan wilayah Ciamis merasakan kekuatan gempa pada skala MMI II-III.
Skala MMI III mengindikasikan getaran nyata yang dirasakan di dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu, sementara skala MMI II berarti getaran dirasakan beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Pihak berwenang merilis pembaruan data mengenai titik koordinat dan kedalaman pusat gempa setelah melakukan analisis lanjutan terhadap aktivitas seismik tersebut.
"Gempa (UPDATE) Mag:4.6, 21-Mei-26 04:04:56 WIB, Lok:8.34 LS, 108.25 BT (Pusat gempa berada di laut 76 km selatan Pangandaran), Kedlmn:23 Km Dirasakan (MMI) III Tasikmalaya, III Garut, II-III Ciamis," demikian informasi dalam akun X resmi BMKG, Kamis (21/5/2026).
Sebelum data tersebut diperbarui, pencatatan awal mendeteksi guncangan berada pada kedalaman yang lebih dangkal dengan jarak pusat gempa yang berbeda dari bibir pantai.
"Gempa Mag:4.6, 21-May-2026 04:04:57WIB," tulis akun X resmi BMKG.
Sistem pemantauan BMKG sebelumnya mencatat gempa terdeteksi di kedalaman 13 kilometer pada lokasi koordinat 8.16 LS dan 108.24 BT, dengan jarak sekitar 58 kilometer dari arah barat daya Kabupaten Pangandaran.