Gempa Magnitudo 5,7 Mengguncang Wilayah Puerto Madero Meksiko
Otoritas Meksiko mengerahkan petugas keamanan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang barat daya Puerto Madero pada Minggu (19/7/2026). Guncangan ini terjadi pascagempa utama magnitudo 7,3 yang melanda lepas pantai Chiapas pada Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa terbaru berada pada kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. Sebelumnya, gempa utama telah mengakibatkan kepanikan luas di wilayah perbatasan Meksiko dan negara tetangga.
Mengenai dampak gempa utama tersebut, Sekretaris Angkatan Laut Meksiko Raymundo Morales memberikan keterangan resmi terkait kondisi di lapangan.
"Tidak ada dampak serius." ujar Raymundo Morales, Sekretaris Angkatan Laut Meksiko.
Pihak berwenang memastikan bahwa seluruh protokol darurat di negara bagian Chiapas dan Tabasco telah diaktifkan segera setelah guncangan terjadi.
"Tidak ada masalah, tidak ada dampak serius terhadap aktivitas kelautan. Kami hanya memperkirakan kenaikan permukaan air hingga setengah meter di beberapa area pantai akibat efek tsunami dari gempa bumi tersebut," kata Raymundo Morales, Sekretaris Angkatan Laut Meksiko.
Pernyataan senada juga disampaikan dalam konferensi pers rutin bersama Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum untuk menenangkan warga setempat.
"Tidak ada masalah. Tidak ada kerusakan besar. Terkait kondisi laut, hanya diperkirakan terjadi kenaikan permukaan air hingga sekitar setengah meter di beberapa pantai akibat efek tsunami yang dipicu gempa. Masyarakat diimbau untuk sementara menjauhi kawasan pantai, namun tidak ada alasan untuk khawatir," kata Raymundo Pedro Morales Angeles, Menteri Angkatan Laut Meksiko.
Meskipun peringatan tsunami setinggi 0,3 hingga 1 meter sempat dikeluarkan oleh Sistem Peringatan Tsunami AS, ancaman tersebut akhirnya dinyatakan berlalu.
"Tidak ada masalah, tidak ada dampak maritim yang serius," kata Raymundo Morales, Sekretaris Angkatan Laut Meksiko.
Petugas keamanan dan perlindungan sipil tetap disiagakan untuk memantau fluktuasi air laut di sepanjang garis pantai Pasifik.
"Kami hanya memperkirakan beberapa pantai akan mengalami kenaikan permukaan air hingga setengah meter akibat efek tsunami dari gempa bumi," kata Raymundo Morales, Sekretaris Angkatan Laut Meksiko.
Sementara itu, guncangan keras dari gempa ini juga memicu evakuasi massal di gedung-gedung pemerintahan dan perkantoran di Guatemala City.
"Saya sangat takut dan itu mengingatkan saya pada gempa bumi baru-baru ini di Venezuela. Jadi saya lari keluar dan turun tangga karena saya tinggal di lantai delapan. Guncangan tidak berhenti," kata Alexander Valdez, seorang akuntan berusia 29 tahun.
Banyak warga Guatemala merasa trauma karena peristiwa ini mengingatkan mereka pada bencana gempa bumi yang melanda Venezuela belum lama ini.
"Saya pikir ingatan tentang apa yang baru saja terjadi di Venezuela kembali menghantui kami dan itu sangat menakutkan," kata Adolfo Zacarias, seorang pekerja layanan pelanggan berusia 43 tahun.
Hingga saat ini, Presiden Guatemala Bernardo Arevalo mengonfirmasi tidak ada laporan korban jiwa, meskipun aktivitas sekolah di dekat perbatasan Meksiko terpaksa diliburkan.